• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Jelang Mudik 2026, Komisi V DPR Desak Tol Mulus Tanpa Celah dan Pengendalian ODOL

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:55
in Nusantara
odol

ILustrasi kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan tol serta pengendalian kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan.

Lasarus menegaskan bahwa kondisi jalan tol wajib memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM), terutama terkait kemulusan permukaan jalan. “Kemulusan permukaan jalan tol merupakan bagian dari standar pelayanan minimum yang harus dipenuhi badan usaha jalan tol. Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan yang sudah membayar layanan,” tegas Lasarus di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI bersama Gubernur Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, sebagaimana dikutip pada Sabtu (22/2/2026),

BacaJuga:

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Untuk mengawal komitmen itu, Komisi V DPR RI telah membentuk panitia kerja (panja) yang bertugas memastikan seluruh ruas jalan tol dalam kondisi optimal sebelum periode mudik dimulai. Ia menekankan, setiap kerusakan harus segera diperbaiki tanpa menunggu eskalasi risiko kecelakaan.

Selain kualitas jalan, Lasarus juga menyoroti persoalan kendaraan ODOL yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan dan kecelakaan lalu lintas. Pemerintah bersama DPR menargetkan kebijakan zero ODOL dapat diterapkan secara penuh pada 2027.

Sebagai penguatan regulasi, Komisi V tengah menyiapkan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Revisi tersebut akan memuat sanksi tegas, tidak hanya bagi sopir, tetapi juga pemilik kendaraan dan pemilik barang.

“Nantinya semua pihak yang terlibat akan dikenakan sanksi, baik administratif maupun pidana,” ujarnya.

Di sisi lain, Komisi V DPR RI mengapresiasi capaian infrastruktur Jawa Tengah yang mencatat tingkat kemantapan jalan sekitar 94 persen, termasuk tertinggi secara nasional. Meski demikian, DPR mendorong peningkatan hingga 100 persen demi mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Senada, Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menekankan pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur menjelang Lebaran. Ia menyebut penanganan telah dimulai sejak pertengahan Januari dan ditargetkan rampung pada H-10 Lebaran.

“Untuk jalan tol dan jalur Pantura relatif siap, namun di jalan kabupaten masih membutuhkan dukungan, terutama untuk memperlancar arus mudik,” jelasnya.

Sudjatmiko juga mengingatkan sejumlah persoalan lain yang berpotensi mengganggu kelancaran mudik, seperti banjir, fenomena rob akibat kenaikan air laut, perlintasan kereta tanpa palang pintu, hingga minimnya penerangan jalan. Menurutnya, persoalan infrastruktur bersifat kompleks dan harus ditangani secara terintegrasi oleh pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Ia menambahkan, dalam konteks penganggaran, skala prioritas harus difokuskan pada sektor yang paling berdampak langsung bagi masyarakat dan mobilitas nasional.

Dengan pengawasan ketat terhadap kualitas jalan tol, percepatan perbaikan infrastruktur daerah, serta target zero ODOL pada 2027, DPR berharap arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi jutaan masyarakat Indonesia. (dil)

Tags: DPR RIKomisi VODOL

Berita Terkait.

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu
Nusantara

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:45
Pemudik
Nusantara

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31
Banjir
Nusantara

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:40
Macet
Nusantara

Antisipasi Macet Parah, Skema One Way Puncak Bogor Mulai Berlaku Hari Ini

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:08
Achmad-L
Nusantara

Gubernur Jateng: Idul Fitri Memperkuat Semangat Menatap Masa Depan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:36
Salat-id
Nusantara

Salat Id Digelar di Tengah Jejak Sisa Banjir di Agam

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.