INDOPOSCO.ID – Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama. BSI Maslahat mengusung tema “Ramadan Emas” memperluas manfaat, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan dampak sosial berkelanjutan bagi bangsa.
BSI Maslahat terus berkomitmen mengelola dana Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf. Lembaga filantropi itu telah menghimpun dana sebesar Rp28,487 miliar, yang disalurkan untuk meringankan beban dan memberdayakan sebanyak 155.904 jiwa di berbagai wilayah pada Ramadan 2025.
Ramadan 1447 H menjadi momentum penuh keberkahan bagi ribuan penerima manfaat. Melalui 12 program Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf, BSI Maslahat menghimpun dana sebesar Rp28,487 miliar, yang disalurkan untuk meringankan beban dan memberdayakan sebanyak 155.904 jiwa di berbagai wilayah.
Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro menegaskan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Sementara dalam program tersebut, pihaknya mengusung tema “Ramadan Emas” dengan tagline “Maslahat untuk Bangsa”.
“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga Ramadan ini menjadi Ramadan Emas yang menguatkan kepedulian, melapangkan hati, serta menghadirkan maslahat untuk bangsa,” ujar Sukoriyanto dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Melalui program ‘Ramadan Emas’, BSI Maslahat menghadirkan berbagai layanan meliputi pengelolaan zakat fitrah dan maal, penyaluran bantuan kemanusiaan bagi Palestina, penggalangan sedekah Al-Qur’an untuk orang tua, serta pemberian santunan THR bagi anak yatim untuk mengakselerasi kebaikan bagi sesama.
Selain itu, pengelolaan fidyah untuk masyarakat prasejahtera, penyediaan sarana ibadah di masjid dan wilayah terdampak bencana di Sumatera, pembagian paket buka puasa serta sahur, penyaluran sembako bagi kalangan dhuafa, hingga pembangunan wakaf sumur untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program sosial lainnya adalah wakaf bangun masjid. Kondisi masjid di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Indonesia masih memerlukan perhatian serius akibat keterbatasan infrastruktur dan sarana prasarana.
BSI Maslahat menghadirkan program Wakaf Bangun Masjid untuk membangun atau merenovasi masjid di wilayah pelosok dan 3T agar tersedia tempat ibadah yang aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
“Mari wujudkan kenyamanan beribadah selama Ramadan bagi saudara-saudara kita di pelosok negeri melalui Wakaf Bangun Masjid. Bersama BSI Maslahat, perkuat peran masjid sebagai pusat peradaban umat yang hidup, relevan, dan membumi,” ucap Sukoriyanto. (dan)




















