INDOPOSCO.ID – Perayaan Imlek di Vihara Avalokitesvara di kawasan Pecinan Jakarta Barat berlangsung khidmat dan juga meriah. Aktivitas para suhu dan karyawan Vihara meningkat tajam. Termasuk aktivitas memasak untuk makan para suhu, karyawan dan pengunjung Vihara naik drastis. Berkat dukungan gas bumi yang dialirkan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN), aktivitas ibadah dan perayaan di Vihara tersebut berlangsung lancar.
Perayaan Imlek tahun ini yang memasuki Tahun Kuda Api diselenggarakan cukup meriah di Vihara Avalokitesvara. Aktivitas berat oleh jumlah orang yang lebih banyak dari biasa itu membutuhkan banyak dukungan konsumsi. Jika pada hari biasa, kebutuhan memasak untuk Vihara hanya sekitar 50-60 porsi, maka pada perayaan Imlek tahun ini bisa mencapai hampir 350 porsi. Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena gas bumi yang menjadi bahan utama memasak Vihara disuplai dengan baik oleh PGN.
Menurur Area Head PGN Jakarta, Mohammad Makki Nuruddin, kehadiran gas bumi di Vihara Avalokitesvara menjadi bukti bahwa layanan energi tidak hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan pelaku usaha, tetapi juga menjadi bagian dari tugas sosial dan penjaga kedamaian di tengah hiruk-pikuk Kota Jakarta.
“Kehadiran gas bumi di Vihara Avalokitesvara merupakan wujud dukungan kami terhadap kekhidmatan masyarakat dalam beribadah. Kami berharap, gas bumi dapat membantu pengelolaan energi yang lebih efisien dan optimal bagi pengelola vihara, sehingga seluruh ritual maupun kegiatan sosial keagamaan dapat berjalan lancar,” kata Makki dalam siaran pers yang diterima INDOPOSCO Rabu (18/02/2026).
Menurut Makki, layanan gas bumi oleh PGN yang merupakan sub holding PT Pertamina di vihara tersebut menunjukkan komitmen PGN dalam memberikan akses energi tanpa membedakan latar belakang pelanggan. Terlebih, fokus utama PGN adalah menghadirkan kemudahan akses energi bagi berbagai kalangan masyarakat.
Ditambahkan Makki, pihaknya berharap dengan adanya layanan gas bumi di rumah ibadah dapat turut memupuk semangat toleransi dan harmoni di lingkungan sekitar.
“Kami mengedepankan layanan yang berkualitas dengan tingkat keamanan yang baik, sehingga memberikan ketenangan dalam beribadah. Sebagai energi yang lebih bersih, gas bumi diharapkan selaras dengan nilai filosofis vihara yang menjunjung harmoni dengan alam,” tambah Makki.
Sebagai gambaran, dengan rata-rata pemakaian 150–200 m³ per bulan, gas bumi mampu mendukung operasional dapur Vihara Avalokitesvara.
“Biasanya kami gunakan untuk memasak tiga kali sehari bagi para suhu dan karyawan. Saat hari sembahyang atau kebaktian, jumlahnya bisa mencapai 300–350 porsi,” kata Wiwit, salah satu juru masak Vihara Avalokitesvara. Adapun, ketersediaan gas bumi PGN yang mengalir 24 jam turut memastikan nyala api yang stabil untuk kebutuhan memasak sehari-hari maupun saat kegiatan keagamaan berlangsung. (srv)








