• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Industri Galangan Kapal di Banyuwangi Terus Berkembang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 17 Februari 2026 - 04:40
in Ekonomi
banyuwangi

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menghadiri dan menyerahkan secara simbolis kapal survei katamaran buatan galangan kapal Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (16/2/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut industri galangan kapal di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus berkembang dari tahun ke tahun dan tidak hanya melayani pasar domestik, namun juga memproduksi kapal pesanan dari Eropa.

Hal ini disampaikan saat Wabup Mujiono menghadiri dan menyerahkan secara simbolis kapal survei katamaran buatan galangan Banyuwangi produksi PT Lundin Industry Invest kepada pembeli PT Rejeki Abadi Lestari di Banyuwangi pada Senin.

BacaJuga:

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

“Pemesanan kapal produksi lokal ini adalah bukti nyata bahwa industri perkapalan daerah telah memiliki standar kualitas yang kompetitif,” kata Mujiono.

Menurut dia, capaian ini menunjukkan bahwa produk anak bangsa mampu bersaing di pasar global, baik dari sisi desain, teknologi, maupun ketahanan konstruksi.

“Ini membuktikan industri kapal dalam negeri memiliki daya saing tinggi, kami berharap capaian ini semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah maritim sekaligus mendukung visi kemaritiman Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Direktur PT Lundin Industry Invests John Lundin menjelaskan kapal yang diserahkan merupakan kapal survei tipe Katamaran X38 generasi terbaru.

Ia menyampaikan proses pembuatannya memakan waktu sekitar enam bulan, mulai dari tahap desain, fabrikasi lambung, instalasi mesin hingga uji kelayakan laut (sea trial).

John Lundin memaparkan kapal tersebut memiliki panjang keseluruhan (length overall/LOA) 12,50 meter dan lebar 4,60 meter, dengan draft nominal 0,70 meter dan displacement sekitar 7.000 kilogram.

Kapal ini dirancang stabil saat beroperasi di perairan dangkal maupun terbuka, dan desain katamaran memberikan keunggulan pada stabilitas dan efisiensi bahan bakar dibandingkan lambung tunggal.

“Dari sisi daya jelajah, kapal dibekali kapasitas bahan bakar hingga 2.000 liter, memungkinkan operasional dalam durasi yang relatif panjang tanpa pengisian ulang,” katanya.

Selain itu, lanjut Lundin, tersedia pula tangki air bersih berkapasitas 250 liter serta holding tank 200 liter untuk mendukung kebutuhan kru selama kegiatan survei berlangsung. Kapal ini juga dirancang untuk mengangkut hingga 12 orang penumpang atau kru.

“Kami telah membuat 20 kapal jenis Katamaran, tetapi tipe terbaru ini jauh lebih baik dari yang lain, dengan konsumsi bahan bakar dan performa yang lebih baik,” ujarnya.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyebut industri galangan kapal di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus berkembang dari tahun ke tahun dan tidak hanya melayani pasar domestik, namun juga memproduksi kapal pesanan dari Eropa.

Hal ini disampaikan saat Wabup Mujiono menghadiri dan menyerahkan secara simbolis kapal survei katamaran buatan galangan Banyuwangi produksi PT Lundin Industry Invest kepada pembeli PT Rejeki Abadi Lestari di Banyuwangi pada Senin.

“Pemesanan kapal produksi lokal ini adalah bukti nyata bahwa industri perkapalan daerah telah memiliki standar kualitas yang kompetitif,” kata Mujiono.

Menurut dia, capaian ini menunjukkan bahwa produk anak bangsa mampu bersaing di pasar global, baik dari sisi desain, teknologi, maupun ketahanan konstruksi.

“Ini membuktikan industri kapal dalam negeri memiliki daya saing tinggi, kami berharap capaian ini semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah maritim sekaligus mendukung visi kemaritiman Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Direktur PT Lundin Industry Invests John Lundin menjelaskan kapal yang diserahkan merupakan kapal survei tipe Katamaran X38 generasi terbaru.

Ia menyampaikan proses pembuatannya memakan waktu sekitar enam bulan, mulai dari tahap desain, fabrikasi lambung, instalasi mesin hingga uji kelayakan laut (sea trial).

John Lundin memaparkan kapal tersebut memiliki panjang keseluruhan (length overall/LOA) 12,50 meter dan lebar 4,60 meter, dengan draft nominal 0,70 meter dan displacement sekitar 7.000 kilogram.

Kapal ini dirancang stabil saat beroperasi di perairan dangkal maupun terbuka, dan desain katamaran memberikan keunggulan pada stabilitas dan efisiensi bahan bakar dibandingkan lambung tunggal.

“Dari sisi daya jelajah, kapal dibekali kapasitas bahan bakar hingga 2.000 liter, memungkinkan operasional dalam durasi yang relatif panjang tanpa pengisian ulang,” katanya.

Selain itu, lanjut Lundin, tersedia pula tangki air bersih berkapasitas 250 liter serta holding tank 200 liter untuk mendukung kebutuhan kru selama kegiatan survei berlangsung. Kapal ini juga dirancang untuk mengangkut hingga 12 orang penumpang atau kru.

“Kami telah membuat 20 kapal jenis Katamaran, tetapi tipe terbaru ini jauh lebih baik dari yang lain, dengan konsumsi bahan bakar dan performa yang lebih baik,” ujarnya. (bro)

Tags: BanyuwangiIndustri Galangan Kapal

Berita Terkait.

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.