INDOPOSCO.ID – Kehilangan banyak gigi bukan hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga dapat memengaruhi fungsi kunyah, kesehatan pencernaan, hingga kepercayaan diri. Sayangnya, masih banyak orang yang menunda perawatan karena takut prosedur rumit atau biaya tinggi.
Padahal, perkembangan teknologi implan gigi saat ini membuat perawatan menjadi jauh lebih nyaman dan terencana. Salah satu pendekatan modern yang kini banyak digunakan adalah implan gigi dengan sistem penyangga multipel, di mana satu lengkung gigi dapat digantikan tanpa harus menanam implan satu per satu.
Menurut drg. Christine Hendriono, Sp.KG, GCOI, MS Implant (Rome), Associate Endodontist di J Dental, langkah terpenting sebelum memilih implan gigi adalah memahami kondisi tulang rahang dan kebutuhan fungsional pasien.
“Setiap pasien memiliki kondisi tulang, kebiasaan mengunyah, dan ekspektasi estetika yang berbeda. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh dan perencanaan digital sangat penting agar hasil implan nyaman, stabil, dan tahan lama,” jelas Hendriono dalam keterangan, Senin (16/2/2026).
Dengan pemeriksaan radiografi dan pemindaian digital 3D (dimensi), menurutnya, dokter dapat menentukan jumlah serta posisi implan yang paling ideal, sekaligus meminimalkan risiko komplikasi.
Ia berbagi tips agar perawatan implan gigi lebih optimal. Di antaranya memilih teknik yang efisien dan minim trauma. Metode implan modern memungkinkan penggunaan jumlah implan yang lebih sedikit, namun tetap kuat menopang gigi penuh, sehingga proses pemulihan relatif lebih cepat.
“Pastikan perencanaan dilakukan secara digital. Teknologi digital membantu dokter merancang posisi implan secara presisi, mengurangi rasa tidak nyaman, dan meningkatkan tingkat keberhasilan jangka panjang,” terangnya.
Lalu, lanjut dia, perhatikan kualitas prostetik gigi. Sebab, desain gigi pengganti yang mengikuti anatomi wajah dan rahang akan memberikan hasil yang lebih natural, baik dari sisi fungsi maupun estetika.
“Komitmen pada perawatan jangka panjang. Implan gigi dapat bertahan lama apabila disertai dengan kebersihan mulut yang baik serta kontrol rutin ke dokter gigi,” terangnya.
Ia menambahkan, klinik gigi modern kini mengandalkan pemindaian digital, surgical guide, dan perencanaan terintegrasi untuk memastikan prosedur berjalan aman dan akurat. Pendekatan ini tidak hanya mempersingkat waktu tindakan, tetapi juga membuat pengalaman pasien lebih nyaman, terutama bagi mereka yang kehilangan banyak gigi sekaligus.
“Kami memberikan setiap pasien menjalani proses konsultasi menyeluruh, pemetaan tulang rahang secara detail, hingga rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan fungsional dan estetika,” katanya.
“Dukungan laboratorium internal juga memungkinkan pembuatan perangkat penunjang dilakukan dengan lebih cepat dan presisi,” imbuhnya. (nas)





















