• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wanti-wanti Yudi Purnomo: Jangan Sampai Polri Dilemahkan Seperti KPK

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:06
in Nasional
Yudi-Purnomo-Harahap

Eks penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap. Foto: X/@yudiharahap46

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri Yudi Purnomo Harahap mengkritik, wacana usulan penempatan Polri di bawah Kemendagri karena dinilai berpotensi mengikis independensi dan peran vital institusi kepolisian.

“Tetapi juga kita tidak menutup mata ketika ada orang-orang yang memang berusaha untuk melemahkan. Nah sekarang untuk melemahkan ini kan tentu motifnya seperti apa?,” kata Yudi Purnomo dalam diskusi publik diinisiasi oleh Komrad Pancasila bertajuk “Mengawal Marwah Demokrasi Polri di Bawah Presiden sebagai Amanah Reformasi”, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

BacaJuga:

Prabowo Putuskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Ia mengingatkan kembali pengalaman di KPK saat banyak pihak menyuarakan kekhawatiran mengenai pelemahan lembaga tersebut setelah statusnya berubah dari lembaga independen menjadi bagian dari eksekutif.

“Ingat pengalaman di KPK, kita teriak-teriak ya bahwa ya KPK ini dilemahkan, ya posisinya yang independen kemudian bagian dari eksekutif,” ucap Yudi Purnomo.

Ia menyayangkan bahwa saat itu aspirasi publik dan aksi demonstrasi besar-besaran yang menolak pelemahan KPK tidak didengarkan, sehingga berujung pada kondisi lembaga antirasuah saat ini yang dinilai semakin melemah.

“Pada waktu itu enggak, enggak ada orang yang mau mendengarkan secara masif. Bahkan saat itu kan demo di mana-mana. Tetapi kemudian, akhirnya kebobol. Yang terjadi? Ya KPK seperti saat ini. Ya, bagaimana melemah,” sesal eks ketua Wadah Pegawai (WP) KPK itu.

Oleh karena itu, pihaknya tidak menginginkan hal tersebut terjadi di Polri. Menurutnya, Korps Bhayangkara telah mengupayakan reformasi internal melalui program “Presisi” yang dicanangkan Kapolri, khususnya dalam aspek reformasi kultural.

“Kita lihat ketika ada yang viral, ya pasti ya, aparat polisi-polisi yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan etik, kemudian apalagi pidana, itu pasti akan ditangani,” jelas Yudi.

Koordinator Komrad Pancasila Antony Yudha berpendapat bahwa secara aturan dan tata penyelenggaraan negara, DPR telah menetapkan bahwa kedudukan Polri secara ideal memang berada langsung di bawah koordinasi Presiden.

Ia mempertanyakan alasan di balik terus bergulirnya isu wacana usulan Polri di bawah kementerian, meskipun sudah ada keputusan hukum yang tetap. Menurutnya, fenomena itu tidak dapat dipisahkan dari adanya kepentingan politik.

“Cuman kan kenapa ketika keputusan hukumnya sudah ada, tetapi isu ini tetap bergulir? Nah, ini enggak bisa dilepaskan dari persoalan politik ya,” ucap Antony Yudha dalam kesempatan yang sama. (dan)

Tags: KPKpencegahan korupsiPolri

Berita Terkait.

yusril
Nasional

Prabowo Putuskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:07
bowo
Nasional

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11
Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”
Nasional

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:31
Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!
Nasional

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55
Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan
Nasional

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.