INDOPOSCO.ID – Penyaluran gas bumi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina di Jatim sebagian besar diserap oleh sektor industri dan berpotensi meningkat seiring dengan geliat ekonomi yang akan memacu pertumbuhan kebutuhan energi. Hingga saat ini, gas yang terserap di Jawa Timur mencapai 197,91 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD).
Menurut Direktur Komersial PT PGN (Persero) Tbk, Aldiansyah Idham, pihaknya memiliki komitmen dalam penguatan operasional perusahaan demi keandalan penyaluran gas bumi di Jawa Timur.
“Komitmen ini diwujudkan melalui optimalisasi jaringan pipa yang saling terintegrasi dan penguatan infrastruktur strategis untuk memastikan kelancaran penyaluran gas bumi,” tegasnya kepada media Rabu (4/2/2026).
Lebih lanjut dijelaskan oleh Aldiansyah, dengan diintegrasikannya jaringan pipa eksisting dan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur beyond pipeline, pasokan gas bumi untuk Jawa Timur dapat berasal dari berbagai sumber.
“PGN siap beradaptasi dengan berbagai skema pasokan gas bumi untuk merespons kebutuhan demand secara efisien sekaligus mendukung keandalan energi di Jawa Timur,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager SOR III PGN Hedi Hedianto menambahkan, PGN terus melakukan berbagai upaya teknis dan operasional untuk menjaga stabilitas jaringan gas bumi di wilayah Jawa Timur.
“Optimalisasi jaringan, penguatan pasokan dari berbagai sumber, serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian dari strategi kami untuk memastikan layanan gas bumi tetap andal,” ujarnya.
Yang tidak kalah penting, kata Hedi Hedianto, pihaknya juga terus memperluas Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) di Jawa Timur. Hal itu penting untuk memastikan penyediaan gas bumi secara langsung bagi masyarakat baik rumah tangga maupun UMKM. Jargas juga sebagai bagian dari dukungan optimalisasi penggunaan energi domestik dan menyongsong transisi energi menuju Net Zero Emission 2060. (srv)




















