• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Prioritaskan Sektor Pendidikan Lewat SR dan Sekolah Garuda, Begini Kata Legislator PKS

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 1 Februari 2026 - 19:08
in Nasional
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan terobosan besar dunia pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR) dan Sekolah Garuda. Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengatakan, program ini menjadi bukti bahwa pengembangan sumberdaya manusia (SDM) tetap menjadi agenda prioritas pemerintah.

“Latar belakang militer Presiden tidak menyurutkan perhatiannya terhadap dunia pendidikan,” ujar Fikri dalam keterangan, Minggu (1/2/2026).

BacaJuga:

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Menurutnya, Presiden justru memiliki visi yang sangat spesifik untuk mengejar ketertinggalan bangsa. “Kalau Pak Presiden bukan dari kalangan pendidikan, tetapi konsentrasi tentang pendidikan, perhatian tentang pendidikan luar biasa. Sekarang bahkan diprotes gara-gara dia bikin terobosan-terobosan baru,” katanya.

Salah satu terobosan tersebut adalah Sekolah Rakyat yang dirancang khusus untuk masyarakat prasejahtera. Uniknya, program ini akan melibatkan koordinasi lintas kementerian dengan pendekatan bantuan sosial.

“Sekolah Rakyat leading sektornya bukan Kemendikdasmen, bahkan Kementerian Sosial, kenapa? Karena pendekatannya miskin. Jadi dari desil 1, desil 2, pokoknya yang miskin-miskin bahkan miskin ekstrem,” terangnya.

Legislator Partai keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, untuk menjaring bibit-bibit unggul bangsa, pemerintah menyiapkan Sekolah Garuda. Program ini disiapkan sebagai inkubator bagi siswa-siswa jenius untuk dipersiapkan menembus perguruan tinggi kelas dunia, dengan fokus utama pada bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).

“Bapak Prabowo bikin skema baru namanya Sekolah Garuda. Sekolah Garuda itu sekolah SLTA, SMA atau SMK, tapi yang ngelink (terhubung) dengan perguruan tinggi,” ucapnya.

“Karena anak-anak pintar itu harus ngelink dengan perguruan tinggi, perguruan tingginya tidak hanya di dalam negeri bahkan di luar negeri,” sambungnya.

Fikri juga menyoroti visi Presiden yang ingin mengubah orientasi pendidikan Indonesia agar lebih fokus pada penguasaan teknologi terapan. Hal ini didasari oleh kekhawatiran bahwa Indonesia semakin tertinggal dari negara-negara maju seperti Tiongkok, terutama dalam industri teknologi dan kendaraan listrik yang kini membanjiri jalanan Jakarta.

“Negara-negara lain sekarang Amerika atau Cina ya luar biasa. Ratusan ribu anak-anak Cina itu sekolahnya teknologi engineering. Jadi siap-siap makanya anak-anak nanti enggak bisa kemudian nge-game terus, begitu enggak bisa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fikri mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengkritik kekurangan pemerintah, tetapi turut berkolaborasi dalam memajukan pendidikan. Ia mencontohkan inisiatif seorang bidan di perbatasan Sebatik yang mendirikan “Sekolah Tapal Batas” bagi anak-anak pekerja sawit yang tidak terjangkau layanan negara.

“Pendidikan itu tanggung jawab kolektif yang membutuhkan peran aktif semua pihak,” ujarnya. (nas)

Tags: Abdul Fikri Faqihkomisi x dpr ripendidikansekolahSekolah GarudaSekolah Rakyat

Berita Terkait.

fb
Nasional

Lindungi Aset Umat, BPN DKI Jakarta dan PWNU DKI MoU Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

Jumat, 10 April 2026 - 22:44
Seskab
Nasional

Seskab Teddy Tepis Isu Chaos: Indonesia Stabil, Ekonomi Optimistis

Jumat, 10 April 2026 - 22:24
Diskusi
Nasional

Kemlu dan Think-Thank Kanada Gagas Kerja Sama Middle Power dalam Tatanan Global

Jumat, 10 April 2026 - 22:04
Jaspal
Nasional

Ekspansi SIS Kian Agresif, Kampus NEJ Hadir di Tonggak 3 Dekade

Jumat, 10 April 2026 - 21:23
Prabowo
Nasional

Dari Defensif ke Solutif, Wajah Komunikasi Istana Mulai Berubah

Jumat, 10 April 2026 - 20:42
Pelantikan
Nasional

Nahkodai Ombudsman, Hery Susanto Fokus Benahi Internal dan Kawal Program Rakyat

Jumat, 10 April 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.