INDOPOSCO.ID – Grup PT United Tractors Tbk (UT) menunjukkan aksi nyata dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan berkelanjutan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Aksi ini mencakup tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Melibatkan entitas besar seperti PT Pamapersada Nusantara (PAMA), PT Agincourt Resources (PTAR), PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE), PT Bina Pertiwi (BP), PT Traktor Nusantara (Traknus) dan PT Komatsu Remanufacturing Asia (KRA), Grup UT bergerak cepat sejak awal bencana terjadi. Fokus utama perusahaan adalah memastikan percepatan pemulihan wilayah terdampak melalui dukungan logistik dan armada teknis.
Head of Corporate Communications and Sustainability Division UT, Dianwahyu Sri Purnomo, mengatakan perusahaan berkomitmen hadir di tengah masyarakat hingga situasi benar-benar pulih.
“Fokus kami adalah memastikan bantuan tersalurkan secara optimal, agar masyarakat di wilayah terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitasnya,” ujar Dianwahyu dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (27/1/2026).
Untuk menembus medan yang sulit dan mempercepat distribusi, Grup UT mengerahkan kekuatan armada yang signifikan, di antaranya 17 Posko Bantuan di titik-titik strategis, 31 Unit Alat Berat untuk pembersihan material longsor, 14 Unit Sarana Transportasi Darat, dan 1 Unit Helikopter untuk mendukung mobilitas udara.
Tak hanya mesin, aspek manusia juga menjadi prioritas. Emergency Response Team (ERT) dan relawan karyawan turun langsung memberikan layanan kesehatan yang kini telah menjangkau lebih dari 1.300 penerima manfaat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara terstruktur melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat, di Sumatera Barat, fokus bantuan di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi melalui dukungan UT Cabang Padang. Sedangkan di Sumatera Utara, penanganan di wilayah Sibolga dan Tapanuli, dan di Aceh, menjangkau wilayah Langsa, Bener Meriah, hingga Aceh Tamiang.
Hingga saat ini, ribuan logistik telah didistribusikan, termasuk 150 ribu paket makanan siap saji, ratusan paket sembako, perlengkapan bayi, peralatan sekolah, hingga peralatan dapur.
Grup UT berkomitmen akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta lembaga kemanusiaan guna memastikan pemulihan pascabencana berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. (rmn)








