INDOPOSCO.ID – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Jakarta menyebabkan ratusan orang mengungsi pada Jumat (23/1/2026). Data BPBD DKI Jakarta mencatat titik pengungsian tersebar di empat kelurahan dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 100 sentimeter (cm).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, empat kelurahan yang warganya harus mengungsi tersebut tersebar di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur.
“Jakarta Barat, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Masjid Jami Al Khaeer: 11 Kepala Keluarga (KK) 28 jiwa (mengungsi). Kelurahan Kota Bambu Selatan, Aula Rusunawa KS Tubun: 20 KK 65 jiwa,” kata Yohan dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Sementara itu, pengungsi di Jakarta Pusat berada di Kelurahan Karet Tengsin, dengan rincian 60 jiwa di RPTRA Segas RW 06 dan 19 jiwa di RPTRA Intiland RW 07, serta ada tiga titik pengungsian lainnya.
“Aula Masjid Muhajirin RW.07: 56 jiwa, PAUD Nusantara RW.07: 78 jiwa, Pos RW.02: 12 jiwa,” tutur Yohan.
Sedangkan jumlah pengungsi di wilayah Jakarta Timur tercatat sebanyak 18 KK atau 69 jiwa, yang seluruhnya terpusat di lokasi pengungsian Kelurahan Cipinang Melayu.
Banjir di Jakarta terus meluas hingga Jumat pagi. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, terdapat 125 RT dan belasan ruas jalan yang terendam hingga pukul 08.00 WIB.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang,” ungkap Yohan. Kondisi tersebut disebabkan akibat intensitas hujan tinggi sejak Kamis (22/1/2026) kemarin. (dan)








