• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Imbauan Menkes Soal Pasangan Perokok Kontradiktif, Kebijakan Rokok Masih Stagnan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 22 Januari 2026 - 14:04
in Nasional
rokok

Arsip foto - Tenaga kesehatan melakukan hipnoterapi kepada pasien pecandu rokok di Puskesmas Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Imbauan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin agar perempuan berhati-hati memilih pasangan yang merokok dinilai positif, namun dianggap belum menyentuh akar persoalan. Sejumlah kalangan menilai pesan tersebut berpotensi menjadi paradoks apabila tidak disertai kebijakan tegas untuk menekan konsumsi rokok di Indonesia.

Pegiat Perlindungan Konsumen sekaligus Sekretaris Jenderal Komisi Nasional (Sekjen Komnas) Pengendalian Tembakau, Tulus Abadi, menilai bahwa secara sosiologis, imbauan tersebut sulit diterapkan di tengah tingginya prevalensi perokok laki-laki.

BacaJuga:

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

“Berdasarkan berbagai data, sekitar dua dari tiga laki-laki dewasa di Indonesia adalah perokok. Artinya, unsur kehati-hatian yang dipesankan Menkes kepada perempuan itu sulit dihindari. Potensinya hanya satu dari tiga laki-laki yang tidak merokok,” kata Tulus melalui gawai, Kamis (22/1/2026).

Dengan kondisi tersebut, Tulus menyimpulkan bahwa mayoritas perempuan Indonesia secara tidak langsung telah menjadi korban laki-laki perokok, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi keluarga.

Ia menilai Menkes seharusnya tidak berhenti pada level imbauan moral semata.

“Dengan kapasitas dan kompetensinya sebagai Menteri Kesehatan, seharusnya Budi tidak hanya memberi imbauan. Ia harus melakukan take action melalui kebijakan konkret untuk melindungi perempuan dari dampak masif rokok,” ujarnya.

Tulus menyoroti belum diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) tentang pengendalian konsumsi tembakau, meskipun regulasi tersebut telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan.

“Sampai awal 2026 ini, mandat itu belum dijalankan. Ini paradoks kedua,” tegasnya.

Menurutnya, Permenkes tersebut penting untuk mengatur standardisasi kemasan rokok, peringatan kesehatan bergambar, hingga batas maksimal kandungan nikotin dan tar.

Selain itu, ia juga menyinggung mandeknya regulasi terkait pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), termasuk kewajiban pencantuman label informatif di bagian depan kemasan produk.

“Menkes seharusnya menjadi motor utama pengarusutamaan kesehatan publik, bukan sekadar menyampaikan pesan normatif di ruang digital,” tutur Tulus.

Eks Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak pada kompromi dengan kepentingan ekonomi industri rokok.

“Kalau yang terjadi justru membuka ruang kompromi dengan oligarki ekonomi, itu sama saja mencampakkan kepentingan kesehatan publik. Ini ironis, paradoks, bahkan tragis,” tutupnya.

Tanpa kebijakan yang tegas dan konsisten, imbauan kepada perempuan dinilai berisiko hanya menjadi seruan moral, sementara perlindungan nyata terhadap kesehatan publik masih berjalan di tempat. (her)

Tags: Kebijakan RokokKomnas Pengendalian TembakauMenkesperokokrokoktulus abadi

Berita Terkait.

Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2503 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.