INDOPOSCO.ID – Inter Milan akan menjamu Arsenal pada matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026 fase liga di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena menjadi penentu penting bagi kedua tim dalam upaya mengamankan posisi menuju babak 16 besar.
Nerazzurri datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Di kompetisi domestik, Inter tengah memimpin klasemen Serie A dan baru saja memperpanjang tren positif lewat kemenangan tipis pada akhir pekan lalu. Stabilitas permainan, terutama di lini belakang, menjadi salah satu kekuatan utama pasukan Cristian Chivu musim ini.
Di sisi lain, Arsenal juga membawa modal yang tidak kalah meyakinkan. The Gunners masih belum tersentuh kekalahan di Liga Champions dan berada di pucuk klasemen dengan 18 poin. The Gunners tampil konsisten di Inggris dengan status pemuncak klasemen Premier League. Rekam jejak tersebut menjadikan wakil London Utara sebagai salah satu kandidat kuat di Eropa musim ini.
Jelang laga, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tak menampik kualitas lawan yang akan dihadapi anak asuhnya. Menurutnya, Arsenal merupakan paket lengkap yang pantas mendapat respek penuh.
“Arsenal adalah salah satu tim terkuat di Eropa, mereka banyak berinvestasi dan sangat kompetitif. Musim ini mereka memimpin klasemen Liga Champions dan juga memuncaki Premier League. Mereka jelas tim yang sangat kuat,” ujar Chivu dalam keterangan resmi klub, Selasa (20/1/2026).
Meski demikian, Chivu menegaskan Inter tidak akan tampil dengan mental inferior. Ia meminta para pemainnya tetap fokus pada kekuatan sendiri dan tidak meremehkan siapa pun.
“Tim seperti kami tidak boleh meremehkan siapa pun dan harus selalu menampilkan versi terbaiknya. Kami sepenuhnya sadar akan pentingnya laga ini dan target kami – finis di delapan besar dan lolos ke babak 16 besar. Kami tahu ini tidak pernah mudah, dan kami harus selalu memberikan segalanya,” lanjutnya.
Salah satu perhatian khusus Inter adalah kekuatan Arsenal dalam situasi bola mati, terutama dari sepak pojok, yang musim lalu kerap menjadi senjata mematikan tim asuhan Mikel Arteta.
“Cara kami bertahan dalam situasi bola mati, zonal marking, juga merupakan solusi terbaik untuk menghadapi Arsenal. Man-marking bisa menimbulkan masalah bagi kami saat melawan mereka. Kami tahu mereka bisa berbahaya, tetapi dalam beberapa situasi Anda harus memberi kredit kepada lawan,” kata Chivu.
Meski mengakui ketajaman Arsenal, pelatih asal Rumania itu menegaskan Inter juga memiliki kualitas untuk memberi ancaman balik. “Mereka tim yang kuat dan produktif mencetak gol, tetapi mereka juga harus mengkhawatirkan kami,” tegasnya.
Lebih lanjut, Chivu menekankan pentingnya disiplin dan kecerdasan membaca jalannya pertandingan saat menghadapi lawan sekelas Arsenal.
“Kami harus membuat sesedikit mungkin kesalahan, tampil efisien, dan menunjukkan karakter yang dibutuhkan untuk memahami momen-momen kunci dalam pertandingan,” jelasnya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa Arsenal bukan tim yang mudah ditebak karena memiliki banyak variasi serangan.
“Mereka punya banyak cara untuk menyakiti lawan, mereka tim yang sangat lengkap. Kami tahu kekuatan mereka, dan kami harus mampu mengatasinya,” tutup Chivu.
Duel Inter Milan kontra Arsenal pun dipastikan menjadi salah satu sajian paling menarik di tengah pekan Liga Champions. Bukan sekadar perebutan poin, laga di San Siro ini juga akan menjadi panggung pembuktian dua raksasa Eropa yang sama-sama berambisi melangkah jauh di kompetisi paling elit antarklub benua biru. (her)




















