• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Sekjen PBB Sangat Prihatin Dengan Situasi Iran

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 17 Januari 2026 - 02:20
in Internasional
pbb

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres. ANTARA/Kuntum Riswan/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan di Iran menyusul gelombang protes yang diwarnai bentrokan dan tindakan keras aparat keamanan.

Guterres menegaskan pentingnya perlindungan kebebasan berekspresi dan ruang sipil.

BacaJuga:

Laporan Targeting Pejabat Iran oleh Israel Picu Reaksi China

Pusat LNG Terbesar Dunia Diserang, Qatar dan Prancis Serukan Stop Perang

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Berbicara di hadapan Sidang Umum PBB di New York, Kamis (15/1/2026), dia menekankan bahwa hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai harus dijamin di tengah situasi yang semakin bergejolak.

“Kita harus melindungi kebebasan berbicara dan ruang sipil,” kata Guterres.

“Dalam konteks itu, saya sangat prihatin dengan apa yang disebut sebagai represi kekerasan yang terjadi di Iran,” ujarnya, merujuk pada laporan penindakan aparat terhadap demonstran.

Protes di Iran pecah pada akhir Desember 2025, dipicu kekhawatiran publik terhadap lonjakan inflasi yang dipandang berkaitan erat dengan melemahnya nilai tukar mata uang nasional, rial Iran, terhadap mata uang asing.

Tekanan ekonomi tersebut memperburuk kondisi hidup masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, dan memicu kemarahan yang kemudian meluas ke berbagai kota besar.

Sejak 8 Januari, aksi unjuk rasa dilaporkan semakin intensif setelah adanya seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan dalam Revolusi Islam 1979, yang mendorong masyarakat untuk turun ke jalan.

Pada hari yang sama, akses internet di Iran dilaporkan diblokir secara luas, langkah yang menurut kelompok hak asasi manusia bertujuan membatasi koordinasi dan penyebaran informasi terkait protes.

Di sejumlah kota, termasuk Teheran dan beberapa pusat provinsi, demonstrasi berubah menjadi bentrokan dengan aparat keamanan, ketika massa meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah dan kebijakan ekonomi negara.

Media dan sumber-sumber independen melaporkan adanya korban luka dan tewas, baik di kalangan aparat keamanan maupun demonstran, meskipun angka resmi belum diumumkan secara jelas oleh otoritas Iran.

Situasi tersebut memicu perhatian dan kecaman internasional, dengan Guterres menyerukan agar semua pihak menahan diri, menghormati hak asasi manusia, dan menghindari eskalasi kekerasan yang dapat memperdalam krisis di negara tersebut. (ney)

Tags: Antonio GuterresIranSekjen PBB

Berita Terkait.

china
Internasional

Laporan Targeting Pejabat Iran oleh Israel Picu Reaksi China

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:11
emir
Internasional

Pusat LNG Terbesar Dunia Diserang, Qatar dan Prancis Serukan Stop Perang

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:19
Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global
Internasional

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:23
Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2566 shares
    Share 1026 Tweet 642
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.