• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Menag: Isra Mikraj Momentum Bangkit, Merawat Alam dan Merajut Toleransi

Dilianto - Editor Dilianto -
Jumat, 16 Januari 2026 - 09:39
in Headline
Menteri Agama, Nasaruddin Umar (dua dari kiri) memberikan memberikan keterangan pers usai peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Menteri Agama, Nasaruddin Umar (dua dari kiri) memberikan memberikan keterangan pers usai peringatan Isra Mi’raj 1447 H/2026 M di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah (H)/2026 Masehi (M) tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi kebangsaan di tengah ujian yang dihadapi masyarakat akibat berbagai bencana alam.

Dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat untuk memaknai peristiwa agung tersebut sebagai dorongan untuk bangkit, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, serta meneguhkan toleransi antarumat beragama.

BacaJuga:

Drug Abuse via Vapes: Indonesian Lawmaker Urges Tighter Regulation and Oversight

Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape, DPR RI Minta Pemerintah Perketat Regulasi dan Pengawasan

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

Nasaruddin menjelaskan, tema peringatan Isra Mikraj tahun ini sengaja mengangkat ekoteologi, yakni kesadaran keagamaan yang berpadu dengan tanggung jawab menjaga alam. Menurutnya, tema ini sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

“Inti dari peringatan Isra Mikraj kali ini kita mengambil tema ekoteologi, karena ini sangat timely. Kita memperingati Isra Mikraj dalam situasi masyarakat kita yang sedang diuji,” ujar Nasaruddin ditemui INDOPOSCO usai memberikan tausiyah Isra Mikraj 1447 H/2026 M di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (15/1/2026) malam.

Ia menegaskan bahwa bencana dan kesulitan yang dialami masyarakat seharusnya tidak dipahami sebagai hukuman, melainkan sebagai proses pembelajaran dan penguatan iman.

“Kita yakinkan kepada mereka yang terdampak bencana bahwa ini adalah ujian. Dan di mana ada ujian, di situ ada kenaikan kelas. Jadi Allah akan menaikkan kelas kita, masyarakat kita,” katanya.

Menurut Menag, di balik setiap cobaan selalu tersimpan hikmah yang sering kali tidak dapat langsung dipahami manusia.

“Makanya itu kita jangan salah paham terhadap cobaan, sebab cobaan itu di baliknya ada sesuatu yang tidak kita bisa perkirakan,” lanjutnya.

Nasaruddin juga menaruh harapan besar agar peringatan Isra Mikraj yang digelar di Masjid Istiqlal dapat diakses dan dimaknai luas oleh masyarakat.

“Yang paling penting juga hari ini kita memperingati Isra Mikraj di Masjid Istiqlal. Diharapkan masyarakat banyak sekali yang bisa mengakses pesan dari Isra Mi’raj ini,” tuturnya.

Selain pesan keagamaan, Menag menekankan pentingnya seruan Menteri Lingkungan Hidup dalam acara tersebut agar menjadi pengingat kolektif akan tanggung jawab manusia terhadap alam.

“Pesan-pesan yang sangat penting dari Pak Menteri Lingkungan Hidup tadi itu bisa menambah kesadaran kita terhadap betapa pentingnya memelihara dan merawat lingkungan hidup kita sendiri,” tutur Nasaruddin.

Dalam konteks kebangsaan, Nasaruddin menilai pesan Isra Mikraj sangat relevan untuk memperkuat persatuan dan toleransi beragama. Ia menegaskan bahwa semua agama memiliki bahasa moral yang sama dalam menjaga kehidupan.

“Bahasa agama itu sangat universal. Semua agama sepakat bahwa semakin sehat sebuah lingkungan hidup, maka semakin sehat umat beragama kita,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh umat beragama untuk memulai toleransi dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesadaran bersama antara umat beragama adalah menyadarkan umatnya agar kita menghemat air, menghemat listrik, menghemat apa pun. Kita jangan melakukan sesuatu yang mubazir, karena yang mubazir itu temannya setan,” tegasnya.

Lebih jauh, Nasaruddin menjelaskan bahwa toleransi bukan berarti menghapus perbedaan, melainkan menghormatinya sebagai anugerah.

“Toleransi itu bukan berarti menyamakan yang harus berbeda, atau sebaliknya membedakan yang harus sama. Toleransi itu biarlah yang berbeda itu berbeda, dan biarlah yang sama itu tetap sama,” terangnya.

Ia menekankan bahwa perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh.

“Yang penting perbedaan itu tidak membuat kita berjarak satu sama lain. Perbedaan itu indah, konfigurasi itu indah. Indonesia ini adalah lukisan Tuhan (karya indah Tuhan yang tersusun dari keberagaman), tidak boleh diacak-acak oleh siapa pun,” tambahnya.

Peringatan Isra Mikraj tahun ini pun tidak hanya mengajak umat menengadah ke langit melalui doa, tetapi juga menjejak ke bumi dengan kepedulian terhadap sesama dan alam. Dari Masjid Istiqlal, pesan itu bergema, ujian adalah jalan menuju kedewasaan, lingkungan adalah titipan Tuhan, dan persatuan adalah fondasi masa depan bangsa. (her)

Tags: Isra MikrajmenagNasaruddin Umar

Berita Terkait.

Fokus Tugas Negara, Prabowo Pastikan Tak Lanjut Pimpin PB IPSI
Headline

Drug Abuse via Vapes: Indonesian Lawmaker Urges Tighter Regulation and Oversight

Sabtu, 11 April 2026 - 15:46
Fokus Tugas Negara, Prabowo Pastikan Tak Lanjut Pimpin PB IPSI
Headline

Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape, DPR RI Minta Pemerintah Perketat Regulasi dan Pengawasan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:41
Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran
Headline

Negosiasi Krusial di Pakistan, Wapres AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:45
KPK
Headline

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Tangkap Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 04:09
Prabowo
Headline

1,5 Tahun Menjabat, Penyelamatan Keuangan Negara era Prabowo Tembus Rp31,3 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 20:02
Presiden-RI
Headline

State Loss Recovery Reaches Rp31.3 Trillion Under Prabowo Administration After 1.5 Years

Jumat, 10 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.