INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah perairan di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi diterjang gelombang tinggi mulai 16 hingga 19 Januari 2025 yang harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Dasmian Sulviani di Medan, Kamis (15/1/2026) mengatakan, gelombang tersebut dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter yang berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, dan perairan barat Sumatera Utara.
Pola angin di wilayah perairan Sumatera Utara umumnya bergerak dari barat laut timur laut dengan kecepatan angin berkisar 04-25 knot.
Kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 Meter, serta kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 Meter.
Sementara Prakirawan BBMKG Wilayah I Fauziah Damanik menyebutkan sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Jumat (16/1) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Secara rinci, cuaca di Sumut pada Jumat pagi secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Nias Selatan.
Untuk siang menuju sore hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Kepulauan Nias, Padang Lawas, Padang Sidimpuan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Selatan dan sekitarnya.
Pada malam hari juga berawan dan berpotensi hujan ringan di Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Tapanuli Selatan dan sekitarnya.
Sementara pada dini hari berpotensi hujan dengan intensitas sedang di Karo, Langkat, Mandailing Natal, Nias Selatan, Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, dan Simalungun. (dam)









