• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Australia Minta Warganya Segera Tinggalkan Iran di Tengah Gelombang Protes

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 8 Januari 2026 - 14:14
in Internasional
australia

Ilustrasi - Pulau dan bendera Australia. Foto: ANTARA/pixabay/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Australia mengimbau seluruh warganya yang berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut menyusul gelombang protes yang terus meluas dan berpotensi meningkat sewaktu-waktu.

Imbauan tersebut disampaikan melalui portal resmi Smartraveller milik Kementerian Luar Negeri Australia pada Rabu (7/1/2026). Otoritas Australia juga meminta warganya menunda perjalanan ke Iran hingga situasi keamanan dinilai membaik.

BacaJuga:

Ancam Infrastruktur Sipil, Trump Disebut Alami Kebingungan Internal

Jenderal Senior AS Pensiun Dini di Tengah Ambisi Pete Hegseth Gempur Iran

Austria dan Sejumlah Negara Eropa Kompak Blokade Militer AS ke Iran

“Jika Anda berada di Iran, sebaiknya segera keluar. Protes keras terjadi di berbagai wilayah dan dapat meningkat tanpa peringatan,” demikian pernyataan resmi Smartraveller.

Pemerintah Australia menekankan agar warganya yang masih berada di Iran menghindari kerumunan, demonstrasi, dan aksi protes, serta selalu mematuhi arahan dari otoritas setempat.

Selain itu, operasional Kedutaan Besar Australia di Teheran telah dihentikan. Kondisi ini membuat kemampuan pemerintah Australia untuk memberikan bantuan konsuler kepada warganya di Iran menjadi sangat terbatas.

Australia menegaskan bahwa warga negaranya yang tetap memilih tinggal di Iran meski telah mendapat peringatan tersebut harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan diri masing-masing.

Sebagaimana dilansir dari Antara, gelombang protes di Iran mulai mencuat sejak akhir Desember 2025. Aksi tersebut dipicu oleh anjloknya nilai mata uang nasional, rial, yang berdampak langsung pada melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Iran saat ini menghadapi tekanan ekonomi berat dengan tingkat inflasi tahunan mencapai 38,9 persen, menurut Bank Sentral Iran. Kondisi tersebut semakin menekan daya beli masyarakat.

Di pasar terbuka, nilai tukar dolar Amerika Serikat yang sebelum penarikan AS dari kesepakatan nuklir pada Mei 2018 berada di kisaran 50.000 rial, kini melonjak drastis hingga sekitar 1,4 juta rial per dolar AS. (dil)

Tags: AustraliaIranRial

Berita Terkait.

trump
Internasional

Ancam Infrastruktur Sipil, Trump Disebut Alami Kebingungan Internal

Jumat, 3 April 2026 - 14:04
randy
Internasional

Jenderal Senior AS Pensiun Dini di Tengah Ambisi Pete Hegseth Gempur Iran

Jumat, 3 April 2026 - 12:12
austria
Internasional

Austria dan Sejumlah Negara Eropa Kompak Blokade Militer AS ke Iran

Jumat, 3 April 2026 - 08:25
Dunia di Ambang Perang Besar, Sekjen PBB Desak Hentikan Konflik Timur Tengah
Internasional

Dunia di Ambang Perang Besar, Sekjen PBB Desak Hentikan Konflik Timur Tengah

Jumat, 3 April 2026 - 06:49
3 Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB
Internasional

3 Prajurit RI Gugur di Lebanon, Uni Eropa Sampaikan Duka dan Desak Perlindungan Pasukan PBB

Jumat, 3 April 2026 - 04:38
Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Internasional

Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah

Kamis, 2 April 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.