• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Imbas Konflik AS-Venezuela, Pemerintah Diminta Perkuat Benteng Ekonomi Domestik

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 6 Januari 2026 - 11:42
in Ekonomi
Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan. Foto: ANTARA

Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketegangan terbaru antara Amerika Serikat dan Venezuela menjadi peringatan keras bagi pemangku kebijakan ekonomi nasional untuk memperkuat benteng pertahanan domestik terhadap dampak geopolitik global.

BacaJuga:

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT

Tak Hanya Energi, BP BUMN Kini Bidik Dominasi Sektor Ayam

Sinergi Energi Hijau: Pertamina NRE-USGBC Bidik Masa Depan E10 Indonesia

Meski Indonesia tidak memiliki keterkaitan langsung dengan konflik tersebut, dampak tidak langsungnya dapat dirasakan melalui volatilitas harga minyak dunia, nilai tukar, serta tekanan terhadap APBN, khususnya pada pos subsidi dan kompensasi energi.

Menurut Anggota Komisi XI DPR Amin Ak, setiap eskalasi geopolitik berpotensi meningkatkan persepsi risiko pasar karena tatanan ekonomi global yang saling terhubung. Hal itu kerap direspons dengan fluktuasi harga komoditas strategis, termasuk minyak.

Bagi Indonesia, yang masih berstatus net importir minyak, kondisi tersebut perlu disikapi dengan kewaspadaan kebijakan, tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebihan di masyarakat.

Pemerintahan Prabowo Subianto dinilai perlu mengantisipasi dinamika global secara lebih terukur demi menjaga agenda pembangunan, meski saat ini stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal sudah terjaga dengan baik.

“Dinamika global yang semakin kompleks menuntut antisipasi yang lebih sistematis dan terukur, agar gejolak eksternal tidak mengganggu agenda pembangunan nasional,” kata Amin Ak dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Perlu dipahami bahwa konflik geopolitik tidak berdiri sendiri. Masuknya kepentingan negara-negara besar seperti China dan Rusia dalam isu Venezuela menunjukkan bahwa rivalitas global dapat meningkatkan ketidakpastian pasar secara luas.

Dampaknya bukan hanya pada negara-negara yang terlibat langsung, tetapi juga pada negara berkembang seperti Indonesia melalui jalur harga energi, arus modal, dan nilai tukar.

“Dalam konteks ini, ketahanan APBN menjadi kunci utama. Asumsi makro, terutama harga minyak dan kurs, harus terus dievaluasi dengan pendekatan manajemen risiko yang kuat,” ucap Amin.

APBN harus mampu menyerap guncangan eksternal tanpa mengorbankan belanja prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Terlebih Indonesia saat ini sedang berjuang keras memulihkan sosial ekonomi dan infrastruktur pascabencana ekologis, terutama di Sumatera. (dan)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpDPR RIKomisi XIKonflik AS-VenezuelaNicolas MaduroVenezuela

Berita Terkait.

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT
Ekonomi

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong EBT

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49
Tak Hanya Energi, BP BUMN Kini Bidik Dominasi Sektor Ayam
Ekonomi

Tak Hanya Energi, BP BUMN Kini Bidik Dominasi Sektor Ayam

Jumat, 3 April 2026 - 21:03
Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global
Ekonomi

Sinergi Energi Hijau: Pertamina NRE-USGBC Bidik Masa Depan E10 Indonesia

Jumat, 3 April 2026 - 19:33
MedcoEnergi Perluas Jejak Regional Lewat PSC Cendramas, Bidik Sinergi Natuna
Ekonomi

MedcoEnergi Perluas Jejak Regional Lewat PSC Cendramas, Bidik Sinergi Natuna

Jumat, 3 April 2026 - 18:21
Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Ekonomi

Pertamina–POSCO Kunci Aliansi Energi Bersih, CCS hingga Hidrogen Biru Jadi Fokus

Kamis, 2 April 2026 - 23:21
Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu
Ekonomi

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

Kamis, 2 April 2026 - 22:39

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.