INDOPOSCO.ID – PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2025 dengan membukukan produksi minyak dan gas (migas) yang melampaui target hingga 124,9 persen. Capaian tersebut menjadi bukti nyata kontribusi PEP dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Hingga akhir Desember 2025, produksi minyak year to date (YTD) PEP Prabumulih Field mencapai 11.024 barel minyak per hari (BOPD), melampaui target yang ditetapkan sebesar 8.347 BOPD. Sementara produksi gas tercatat sebesar 118,89 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), atau setara 102,8 persen dari target 114,52 MMSCFD.
Selain peningkatan produksi, PEP Prabumulih Field juga berhasil mencatatkan efisiensi signifikan dengan menurunkan biaya produksi menjadi USD8 per setara barel minyak (BOE). Angka tersebut turun 11,11 persen dibandingkan biaya produksi tahun 2024 yang berada di level USD9 per BOE.
Kinerja positif tersebut turut berdampak pada pencapaian pendapatan (revenue) yang mencapai US$366 juta sepanjang 2025, menjadi yang terbesar dan mendapatkan apresiasi dalam ajang Production Summit PEP 2025.
Senior Manager PEP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa lonjakan produksi tidak terlepas dari soliditas tim dan kolaborasi lintas fungsi.
“Produksi minyak tumbuh dari kisaran 8 ribu BOPD pada 2024 menjadi lebih dari 10 ribu BOPD di 2025. Ini hasil kerja tim yang solid serta dukungan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Luthfi menjelaskan, Cluster Gunung Kemala masih menjadi tulang punggung produksi Prabumulih Field. Melalui pengembangan berkelanjutan dan penerapan metode High Resolution Compartment Identification and New Stratigraphic Concept, kapasitas produksi cluster ini kini mencapai rata-rata 2.400 BOPD.
Capaian kinerja tersebut juga dibarengi dengan prestasi nihil kecelakaan kerja, menegaskan komitmen PEP Prabumulih Field terhadap aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Berbagai inovasi yang dilakukan turut mengantarkan PEP Prabumulih Field meraih penghargaan Best Innovation dan Best Lifting Oil dalam forum Continuous Improvement Program (CIP) PEP Regional 1.
Ke depan, PEP Prabumulih Field menargetkan peningkatan produksi pada 2026 dengan sasaran 10.500 BOPD untuk minyak dan 105 MMSCFD untuk gas, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
“Yang paling utama tetap menjaga aspek keselamatan. Semua pencapaian tidak akan berarti tanpa keselamatan kerja,” jelas Luthfi. (rmn)










