• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Respons Fenomena Putus Asa Cari Kerja, KemenP2MI Masifkan Pelatihan Vokasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 15 Desember 2025 - 16:57
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-15 at 16.41.46

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan keterangan soal komitmen menyiapkan pekerja migran terampil/Dhika Alam Noor-Indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya calon pekerja migran Indonesia, sehingga menjadi pekerja migran terampil dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Hal tersebut seraya merespons fenomena masyarakat putus asa mencari kerja, yang mengacu laporan Labor Market Brief dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).

BacaJuga:

Komite III DPD RI Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Pasien Kronis Terdampak

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Sebanyak 1,87 juta orang yang tidak bekerja dan tidak mencari kerja karena putus asa pada Februari 2025. Berdasarkan data Sakernas 2024–2025 jumlah itu naik 11 persen dari Februari 2024 yang berada di angka 1,68 juta orang.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyoroti kesenjangan antara kebutuhan kerja dengan kesiapan kompetensinya. Oleh karena itu, ia mendorong program pelatihan bagi calon pekerja migran diperkuat secara masif.

“Gapnya harus kita perbaiki. Baik di dunia kerjanya maupun persiapan sumber daya manusianya,” kata Muktarudin di Kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Pemerintah berjanji melakukan perbaikan dengan cara bersinergi antar kementerian. Tujuannya adalah memastikan lembaga pendidikan, baik perguruan tinggi maupun sekolah menyelaraskan kurikulum dengan kompetensi yang dicari di lapangan kerja.

“Pemerintah wajib memperbaiki itu. Makanya kita akan bersinergi dengan kementerian terkait,” ujar Mukhtarudin.

“Bagaimana menyiapkan perguruan tinggi sekolah agar tidak ada gap antara kebutuhan lapangan pekerjaan, kompetensi yang dibutuhkan dengan pembelajaran yang dilakukan oleh lembaga,” tambahnya.

Di sisi lain, KemenP2MI secara aktif mendorong penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi. Upaya itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kompetensi, dan daya saing calon PMI di pasar kerja global.

“Makanya harus kita lakukan vokasi lagi. Ada pelatihan lagi, misalnya bahasa, kemudian kompetensinya. Makanya Bapak Presiden menekankan 5 bahasa ini harus wajib dikuasai. Inggris, Mandarin, Korea, Jepang, dan Arab,” imbuh politikus Golkar itu.(dan)

Tags: KemenP2MIKerjaPelatihan Vokasi

Berita Terkait.

Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal Melalui KDKMP
Nasional

Komite III DPD RI Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Pasien Kronis Terdampak

Selasa, 14 April 2026 - 22:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Nasional

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Selasa, 14 April 2026 - 20:55
Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN
Nasional

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Selasa, 14 April 2026 - 20:15
Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2510 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.