• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tak Lagi Ibu Kota, Jakarta Buka Peluang Baru Ekspresi Budaya Betawi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 14 Desember 2025 - 10:10
in Megapolitan
nahrowi

Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (12/12/2025). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Momentum refleksi akhir tahun 2025 menjadi ruang penting bagi Bamus Suku Betawi 1982 untuk menegaskan kembali komitmennya menjaga eksistensi budaya Betawi, bukan sekadar sebagai simbol, melainkan sebagai identitas yang terus tumbuh dan relevan di tengah perubahan Jakarta dan dunia.

Terkait arti penting penghargaan yang diberikan Bamus Suku Betawi 1982 bagi perkembangan ekosistem kebudayaan Betawi secara universal, Ketua Dewan Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli menegaskan bahwa langkah tersebut sejatinya sudah berada di jalur yang benar.

BacaJuga:

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

“Penghargaan terhadap budaya dan juga tokoh Betawi sudah baik, sebetulnya sudah baik. Tapi memang perlu ditingkatkan lagi,” ujar Bang Nara -sapaan akrab Nachrowi Ramli- kepada INDOPOSCO usai menghadiri Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar Bamus Suku Betawi 1982 di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Menurut Bang Nara, ada sejumlah faktor yang membuat upaya tersebut harus terus diperkuat. Salah satunya adalah karakter budaya itu sendiri yang tidak pernah berhenti berkembang.

“Yang pertama adalah bahwa budaya itu kan tidak berhenti, selalu berkembang. Makanya budaya itu kan selain dilestarikan juga dikembangkan. Sehingga perlu perhatian tadi di dalam pengembangannya,” jelasnya.

Bang Nara juga menyoroti perubahan posisi Jakarta yang kini tidak lagi menyandang status ibu kota negara. Kondisi ini, menurutnya, justru membuka peluang baru bagi masyarakat Betawi untuk lebih mengekspresikan jati dirinya.

“Kemudian yang kedua adalah dengan berubahnya posisi Jakarta yang tidak lagi sebagai ibu kota. Sehingga ini memberikan satu peluang bagi kaum Betawi untuk lebih berekspresi. Dan juga ini adalah terbuka peluang, kesempatan untuk kami juga menggunakan hak kami,” tuturnya.

Meski mengapresiasi peran pemerintah yang selama ini dinilai sudah baik, Bang Nara menegaskan perlunya peningkatan perhatian ke depan, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang mengubah pola hidup masyarakat.

“Ini kan perkembangan teknologi, itu juga merubah pola hidup perilaku kita. Itu juga harus ada terapi-terapi khusus yang di dalam melestarikannya itu tidak boleh ada distorsi nantinya,” terang Kepala Lembaga Sandi Negara periode 2002-2008 itu.

Lebih lanjut, Bang Nara menekankan pentingnya kolaborasi antara tokoh-tokoh Betawi dan pemerintah agar kebudayaan Betawi tetap terjaga tanpa kehilangan jati diri.

“Kira-kira harus ada kerja sama, kolaborasi antara para tokoh Betawi ini dengan pemerintah. Kita tidak minta kesetaraan, tapi tadi bahwa lebih diperhatikan lagi karena bukan lagi ibu kota,” tambahnya.

Refleksi akhir tahun ini menjadi pengingat bahwa penghargaan bukanlah titik akhir, melainkan pintu pembuka bagi kerja bersama yang lebih besar agar budaya Betawi tetap hidup, berkembang, dan berakar kuat di tanahnya sendiri.

Sebelumnya, Bamus Suku Betawi 1982 kembali menggelar refleksi akhir tahun 2025, sebuah tradisi organisasi untuk menilai perjalanan, capaian, dan tantangan dalam upaya pelestarian budaya Betawi. Momentum ini menjadi semakin bermakna karena disertai dengan penganugerahan penghargaan kepada para tokoh yang dinilai tekun menjaga dan merawat nilai-nilai budaya Betawi.

Ketua Umum (Ketum) Bamus Suku Betawi 1982, Haji Zainudin, mengatakan refleksi tahunan bukan hanya evaluasi, tetapi juga bentuk penghormatan bagi para pelaku budaya.

“Memang kita setiap tahun selalu melakukan refleksi akhir tahun. Kita merenungkan perjalanan kita selama ini—apa yang sudah kita lakukan, apa yang belum, apa kekurangannya, dan apa kendalanya,” ujar Oding -sapaan akrab Zainudin- kepada INDOPOSCO di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

“Kita juga senantiasa memberikan penghargaan kepada para tokoh, budayawan, sejarawan, penulis, termasuk pelukis Betawi dan ahli pantun. Ini sebagai rasa terima kasih karena mereka telah begitu tekun mempertahankan dan melestarikan budaya Betawi,” tuturnya. (her)

Tags: Bamus Suku Betawi 1982Bang Narabetawibudaya betawiIbu KotajakartaNachrowi Ramli

Berita Terkait.

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah
Megapolitan

Cenderung Bervariatif, Cuaca di Jakarta Akhir Pekan Ini Berawan Hingga Cerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:06
KRL
Megapolitan

Tawuran Warga di Manggarai Picu Gangguan Perjalanan KRL

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:20
Qodari
Megapolitan

Qodari: Hunian Manggarai Jadi Terobosan agar MBR Bisa Tinggal di Pusat Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:46
laka
Megapolitan

Seruduk Truk Kontainer, Mobil Mercy Terbakar dan 2 Orang Meninggal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:22
langit
Megapolitan

Jumat Ini Jakarta Didominasi Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Berpeluang Hujan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:49
pram
Megapolitan

Tak Mau Terulang, Pramono Turun Tangan Atasi Jalan Licin di Kramat Jati

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.