INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) mempercepat pembetukan struktur organisasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo H.R. Muhammad Syafi’i menegaskan, posisinya untuk bahu-membahu bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag dan sejumlah pihak untuk memastikan struktur baru Ditjen Pesantren.
“Ini tidak hanya jadi di atas kertas, tapi benar-benar kokoh, fungsional, dan siap bekerja,” ujar Romo di Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Romo mengingatkan agar ‘ruh’ organisasi ini tetap berpegang teguh pada tiga pilar utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Baginya, struktur baru nanti wajib mencerminkan napas ketiga fungsi tersebut tanpa terkecuali.
“Ditjen Pesantren mampu menciptakan ekosistem yang membuat para santri lulus dengan bekal skill mumpuni dan siap terjun ke masyarakat,” katanya.
“Santri itu begitu tamat harus punya bekal mandiri, bahkan bisa mengembangkan lapangan kerja. Kita akan kolaborasikan ini dengan lembaga terkait agar peluang pertumbuhan ekonomi bagi santri makin terbuka lebar,” sambung Romo.
Menurutnya, santri punya modal mahal berupa kepercayaan publik. “Tamatan pesantren itu secara kualitatif sangat dipercaya masyarakat. Modal kepercayaan ini harus kita kelola lewat struktur yang tepat agar usaha dan kemandirian mereka makin berkembang,” tambahnya. (nas)








