• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kuota MBG Dipangkas, BGN Desak Pengelola SPPG Tak PHK Relawan Dapur

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 7 Desember 2025 - 16:04
in Nasional
MBG

Sejumlah relawan dapur MBG tetap bekerja menyiapkan makanan bergizi bagi penerima manfaat. Di tengah pengurangan kuota, BGN menegaskan tidak boleh ada pemutusan kerja terhadap relawan demi menjaga ekonomi warga sekitar. Foto: Dok. BGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah memasuki fase penataan ulang. Di balik penyesuaian jumlah penerima manfaat, Badan Gizi Nasional (BGN) justru mengirim pesan tegas, satu hal tak boleh dikorbankan, yakni nasib para relawan dapur.

Pengurangan jumlah penerima MBG di sejumlah daerah tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap relawan.

BacaJuga:

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa keberlangsungan hidup para relawan merupakan bagian penting dari roh program MBG itu sendiri.

“Ingat ya, setiap SPPG dilarang me-layoff (memecat, red) para relawan, karena program MBG tidak hanya sekadar untuk memberikan makanan bergizi kepada siswa, tapi juga untuk menghidupkan perekonomian masyarakat, termasuk dengan mempekerjakan 47 warga lokal di setiap SPPG,” kata Nanik dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).

Kebijakan pengurangan penerima manfaat bukan tanpa alasan. BGN melakukan penyesuaian demi menjaga kualitas makanan dan layanan gizi yang diberikan. Jika sebelumnya satu dapur SPPG bisa melayani lebih dari 3.500 penerima, kini kapasitas ditetapkan maksimal 2.000 siswa serta tambahan 500 untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau kategori 3B.

Namun, kapasitas itu masih bisa ditingkatkan jika dapur memenuhi standar tertentu.

“Kapasitas bisa menjadi 3.000 penerima manfaat, apabila SPPG memiliki koki terampil yang bersertifikat,” ujar Direktur Sistem Pemenuhan Gizi Kedeputian Sistem dan Tata Kelola BGN, Eny Indarti.

Masalah muncul ketika di beberapa wilayah, terutama di eks Karesidenan Banyumas, pengurangan penerima manfaat terjadi secara drastis akibat bertambahnya jumlah dapur SPPG yang dinilai melebihi kuota.

“Ada temuan saya, di Kabupaten Banyumas, kuotanya hanya 154 SPPG, tapi ternyata sekarang ada 227 titik. Kok bisa? Ini jelas nggak benar, karena akan terjadi perebutan penerima manfaat,” ujar Nanik.

Ia mengungkapkan, di salah satu kecamatan bahkan ditemukan kondisi yang lebih memprihatinkan. Dengan jumlah penerima manfaat hanya sekitar 16 ribu orang dan sudah terdapat enam SPPG, masih disetujui pembangunan lima SPPG baru.

“Kalau 16 ribu dibagi 11, nanti masing-masing hanya mengelola 1.400 penerima manfaat,” kata Nanik yang juga sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi antar Kementerian/Lembaga untuk Pengelolaan MBG.

Di tengah kekhawatiran akan berkurangnya kuota dan potensi dampak terhadap tenaga kerja relawan, Nanik memastikan solusi telah disiapkan oleh internal BGN. Honor relawan tetap bisa dibayarkan melalui skema khusus.

“Saya sudah mendapat solusi dari Pak Sony Sonjaya (Wakil Ketua BGN Bidang Sistem Tata Kelola), setelah berdiskusi semalaman dengan para pimpinan BGN, bahwa untuk honor relawan dapur bisa memakai mekanisme at cost,” jelas Nanik.

Mekanisme at cost memungkinkan penggantian biaya sesuai pengeluaran riil berdasarkan bukti sah, tanpa margin keuntungan. Dengan sistem ini, keberlangsungan kerja para relawan tetap terjaga meski terjadi penyesuaian skala pelayanan.

Tak hanya itu, cakupan penerima manfaat MBG juga justru semakin luas. Dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, MBG kini mencakup tenaga pendidik, guru swasta, tenaga honorer, ustadz pesantren, santri pesantren salaf non-Kemenag, hingga kader PKK dan Posyandu.

Di balik seluruh kebijakan tersebut, tersimpan pesan besar dari Presiden Prabowo Subianto tentang keadilan pangan.

“Ketika program MBG ini dirancang, Pak Prabowo ingin seluruh siswa bisa makan makanan bergizi agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Jangan sampai ada anak Indonesia yang tidak bisa makan. Beliau bahkan menginginkan agar semua orang miskin, disabilitas, para lansia, anak-anak putus sekolah, anak jalanan, anak-anak pemulung, semua menjadi penerima MBG,” tambah Nanik.

Di tengah dinamika penyesuaian kuota, polemik sebaran dapur, hingga perbaikan tata kelola, satu pesan BGN kini terdengar jelas, yaitu program MBG tidak boleh hanya mengenyangkan perut anak-anak Indonesia, tetapi juga harus menjaga denyut ekonomi rakyat kecil yang menghidupkan dapur-dapur kebaikan itu. (her)

Tags: BGNmakan gratismbg

Berita Terkait.

Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Nasional

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:24
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Langsung Program BSPS di Purwakarta, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Langsung Program BSPS di Purwakarta, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:33
danantara
Nasional

Danantara Kebut Streamlining BUMN, 800-an Perusahaan Bakal Dipangkas hingga Akhir 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:06
dpd
Nasional

DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Perkuat Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:25

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3896 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3924 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.