• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Optimalisasi Kebutuhan Global, Pemerintah Siapkan Pekerja Migran Indonesia Terampil

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 5 Desember 2025 - 12:58
in Nasional
1000445630

Dirjen Penempatan Kementerian P2MI Ahnas (kiri) dalam kegiatan Munas Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah (AIPNEMA) Universitas Muhammadiyah, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Foto: Dok Kementerian P2MI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) terus menyiapkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil sejalan dengan optimalisasi kebutuhan global. Hal itu dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo dalam menyiapkan 500 ribu pekerja migran terampil.

“Target ini terdiri dari 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu masyarakat umum dengan beberapa negara yang menjadi sasaran penempatan di luar negeri,” kata Dirjen Penempatan Kementerian P2MI Ahnas dalam kegiatan Munas Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah (AIPNEMA) Universitas Muhammadiyah, Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (5/12/2025).

BacaJuga:

Wamenag: Penguatan Pendidikan Vokasi di Madrasah Penuhi Kebutuhan Dunia Industri

Label Nutri Level Dinilai Setengah Hati, Kemenkes Terlalu Kompromistis dengan Industri

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Ia memastikan, bahwa pekerja migran Indonesia yang ditempatkan terlindungi pada semua tahapan baik dari awal sampai akhir.

“Salah satu fokus utama Presiden adalah peningkatan signifikan penempatan tenaga terampil Indonesia ke luar negeri, sekaligus memastikan mereka bekerja melalui jalur resmi dengan pelindungan yang menyeluruh” ujar Ahnas.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kesehatan menjadi salah satu sektor dengan permintaan tertinggi di dunia. Negara-negara maju menghadapi aging population dan kekurangan tenaga perawat, sehingga permintaan terhadap caregiver atau pengasuh dan tenaga kesehatan asing meningkat cepat.

“Ini momentum besar bagi para lulusan perawat Indonesia. Dunia membutuhkan mereka,” jelas Ahnas.

Berdasar data Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) menunjukkan sejumlah jabatan yang paling diminati antara lain pengasuh, perawat, asisten rumah tangga dan pekerja perkebunan.

Ia menambahkan, potensi penghasilan menjadi salah satu daya tarik utama menjadi Pekerja Migran. Selain upah jauh lebih tinggi dari dalam negeri, penempatan luar negeri memberikan pengalaman kerja menarik dan jejaring profesional global yang sangat berharga.

“Kondisi (bonus demografi) ini menjadi peluang besar bagi pemerintah untuk mendorong penyerapan tenaga kerja ke luar negeri, khususnya di sektor-sektor yang permintaannya terus meningkat,” imbuhnya.(dan)

Tags: globalmigranpemerintah

Berita Terkait.

kemenag
Nasional

Wamenag: Penguatan Pendidikan Vokasi di Madrasah Penuhi Kebutuhan Dunia Industri

Minggu, 19 April 2026 - 17:17
Air-Minum-Dalam-Kemasan
Nasional

Label Nutri Level Dinilai Setengah Hati, Kemenkes Terlalu Kompromistis dengan Industri

Minggu, 19 April 2026 - 15:02
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.