INDOPOSCO.ID – Kehadiran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dapat menjadi garda terdepan penjaga persatuan dan stabilitas di Pulau Kalimantan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim) H Seno Aji dalam keterangan, Kamis (27/11/2025). Ia berharap dengan kehadiran FPK kesatuan dan persatuan bangsa di Kalimantan terjalin dengan baik. “Berbeda-beda tapi tetap satu. Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.
Ia meyakini derasnya arus investasi akan terus mengalir ke Kalimantan. Namun, suasana kondusif adalah kunci. Karena itu, FPK dinilai punya peran strategis untuk membaca potensi ancaman dan mendiskusikannya bersama pemerintah, TNI, dan Polri.
Ia mencontohkan pengalaman di Penajam Paser Utara (PPU) dan Tarakan beberapa tahun lalu. Potensi perpecahan sempat muncul, namun cepat diredam berkat kolaborasi seluruh pihak.
“Insyaallah tidak akan ada kekacauan selama kita saling berkomunikasi dengan baik dan cepat meredam isu yang beredar di masyarakat,” ujarnya.
Selain persoalan sosial dan politik, ia menyoroti ancaman narkoba yang masuk melalui jalur-jalur tikus dari wilayah Borneo Utara. Ia menyebut narkoba sebagai bahaya serius bagi masa depan generasi emas Kalimantan.
“Ini membutuhkan perhatian khusus dari FPK. Laporkan jika ada indikasi masuknya narkoba dari perbatasan,” ujarnya.
Mengikuti derasnya arus digitalisasi, ia mengingatkan ancaman kecanduan game online dan paparan negatif media sosial bagi anak-anak. “Saya minta para orang tua mengedukasi dan membatasi penggunaan handphone anak-anak. Game online sangat merusak pertumbuhan mereka,” tegasnya. (nas)








