• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Dokumenter Indonesia Lewat FFD 2025

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 25 November 2025 - 22:17
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-25 at 18.50.58

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mendukung Festival Film Dokumenter (FFD) 2025 yang berlangsung di Langgeng Art Foundation, Jogjakarta/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf/Badan Ekraf) mendukung Festival Film Dokumenter (FFD) 2025 sebagai salah satu festival dokumenter tertua dan paling konsisten di Indonesia. Menteri Ekraf/Kepala Badan Ekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa dokumenter merupakan medium strategis dalam memperkuat literasi publik dan menggerakkan ekonomi kreatif berbasis pengetahuan.

“Dokumenter bukan hanya karya audio-visual, tetapi arsip, refleksi, dan edukasi publik. Kementerian Ekraf melihat FFD sebagai ruang penting untuk memperkuat kompetensi kreator, membangun ekosistem berbasis data dan riset, serta membuka kolaborasi hexahelix yang memperkuat daya saing kreator Indonesia,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky pada Senin, (24/11/2025).

BacaJuga:

Wamen PU Tinjau Rest Area KM 57 Tol Japek Pastikan Kesiapan Pelayanan

Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran

Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas

Pembukaan FFD 2025 diselenggarakan pada 21 November 2025 di Langgeng Art Foundation, Jogjakarta dan akan berlangsung hingga 28 November 2025. Agenda ini menandai dimulainya rangkaian program pemutaran film, diskusi, lokakarya, dan forum jejaring yang memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan dan praktik kreatif.

FFD terus menghadirkan karya-karya yang memperkuat literasi publik, memperluas ekosistem pemutaran alternatif, serta mendorong tumbuhnya talenta baru yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekosistem perfilman nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Kementerian Ekraf menerima audiensi FFD pada 22 Oktober 2025 di Autograph Tower. Dalam pertemuan yang dipimpin Wamen Ekraf Irene Umar itu, FFD menyampaikan tantangan utama pelaku dokumenter, mulai dari monetisasi, keberlanjutan finansial kreator, hingga terbatasnya ruang pemutaran.

Dialog tersebut menegaskan perlunya penguatan rantai nilai dokumenter serta perluasan jaringan distribusi, termasuk kemitraan dengan platform digital, agar karya dokumenter Indonesia dapat menjangkau pasar lebih luas. Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu, menyampaikan bahwa festival dokumenter berperan penting dalam penguatan ekosistem perfilman nasional yang berkelanjutan.

“FFD memberikan kontribusi fundamental dalam membangun kultur menonton yang kritis, memperluas distribusi pengetahuan, dan membuka ruang bagi sineas muda untuk bereksperimen. Kegiatan seperti festival dokumenter mendorong penguatan kapasitas kreator dan membantu daerah tumbuh menjadi pusat kreativitas yang menghasilkan peluang ekonomi baru,” tutur Deputi Agustini.

FFD 2025 memasuki edisi ke-24 dengan tema besar yang merayakan keberagaman perspektif dan relevansi dokumenter dalam masyarakat. Melalui kurasi program, pemutaran film, forum pendidikan, dan diskusi, festival ini menjadi ruang pertemuan penting antara sineas, akademisi, komunitas film, pelajar, dan masyarakat umum dalam membangun pemahaman kritis sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan kreativitas sebagai pendorong utama transformasi ekonomi.

Dukungan Kementerian Ekraf pada FFD tahun ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ekosistem film nasional dari hulu ke hilir: mulai dari peningkatan kapasitas kreator, ruang produksi berbasis riset, perluasan akses pemutaran, hingga peluang monetisasi melalui kemitraan strategis lintas sektor. Kolaborasi antara komunitas dokumenter, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan industri diharapkan dapat menciptakan ruang kreatif yang lebih inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Kementerian Ekraf menegaskan bahwa ruang edukasi, riset, dan dialog publik seperti FFD merupakan pondasi penting dalam menciptakan ekosistem film yang resilien dan adaptif sekaligus memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. (ney)

Tags: EkosistemFFD 2025Kementerian Ekraf

Berita Terkait.

Wamen PU Tinjau Rest Area KM 57 Tol Japek Pastikan Kesiapan Pelayanan
Nasional

Wamen PU Tinjau Rest Area KM 57 Tol Japek Pastikan Kesiapan Pelayanan

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:39
Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran
Nasional

Kemenpar Sebut Wisatawan Nusantara Jadi Penggerak Ekonomi Saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:52
Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas
Nasional

Kemenhub: Penerbangan Internasional Tetap Beroperasi, Maskapai Mulai Terbang Terbatas

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:11
Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA
Nasional

Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap PDB Tercatat 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Perkuat Sinergi Data TSA

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31
KKP Bukukan Ekspor Ikan Rp 16,7 T dari Januari – Maret 2026
Nasional

KKP Bukukan Ekspor Ikan Rp 16,7 T dari Januari – Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:31
Ruang-Digital
Nasional

Koalisi Asosiasi Industri dan Masyarakat Sipil Soroti Risiko Implementasi PP TUNAS

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:38

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    1893 shares
    Share 757 Tweet 473
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.