INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wibi Andrino, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mempercepat realisasi belanja daerah menjelang akhir tahun anggaran 2025.
Menurutnya, percepatan belanja merupakan syarat mutlak agar program prioritas tidak terhambat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Waktu kita tidak banyak,” kata Wibi dalam keterangan dikutip pada Minggu (23/11/2025).
Ia menilai kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci menjaga stabilitas fiskal, terutama ketika Jakarta mendekati penutupan tahun anggaran.
Kerja bersama, lanjutnya, adalah fondasi penting untuk memastikan pembangunan kota bergerak konsisten dan terukur.
“Yang kita bangun bukan hanya program, tapi kepercayaan publik terhadap pengelolaan fiskal daerah,” ucap Wibi.
Stabilitas fiskal yang terjaga, lanjutnya, menjadi penopang kepercayaan dunia usaha.
Semua itu, menurut Wibi, hanya akan efektif jika belanja daerah berjalan cepat dan tepat sasaran.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta memastikan pengawasan terhadap percepatan belanja daerah dilakukan secara konsisten. Stabilitas fiskal dan keberlanjutan investasi disebut Wibi sebagai dua pilar daya saing Jakarta sebagai kota global.
“Jakarta harus menjaga momentumnya. Investasi hanya datang ke kota yang disiplin mengelola fiskal,” ungkapnya.
Pandangan itu selaras dengan pemaparan Gubernur Pramono, yang menyebut Jakarta tetap menjadi magnet investasi nasional.
“Kota ini menyumbang 14,24 persen terhadap realisasi investasi Indonesia. Sepanjang triwulan ketiga 2025, nilai investasi Jakarta mencapai Rp204,13 triliun angka yang tumbuh signifikan,” jelasnya.
Pramono melanjutkan, penguatan ekosistem investasi dilakukan melalui penyederhanaan perizinan.
“Optimalisasi Mal Pelayanan Publik, serta promosi penanaman modal lewat Jakarta Investment Festival dan Jakarta Investment Center,” pungkasnya. (fer)











