• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina EP Sangasanga Field Terus Kembangkan Program CSR “PROKESMAS PUJA”

Stunting dan TBC

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 26 Oktober 2025 - 11:11
in Ekonomi
ep

PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mengembangkan Program Kesehatan Masyarakat Terpadu Menuju Sejahtera (PROKESMAS PUJA), di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Foto: PEP Sangasanga Field

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mengembangkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan, berupa Program Kesehatan Masyarakat Terpadu Menuju Sejahtera (PROKESMAS PUJA), di Kelurahan Sungai Seluang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Program CSR di bidang kesehatan ini hadir sebagai respons Perusahaan terhadap tingginya kasus tuberkulosis (TB) dan stunting di wilayah Kecamatan Samboja, serta masih terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

BacaJuga:

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Melalui PROKESMAS PUJA, PEP Sangasanga Field mendukung penyediaan layanan kesehatan berbasis komunitas yang mengintegrasikan upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terpadu di satu lokasi.

Program ini telah berhasil memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebanyak 92 kader kesehatan telah mendapat pelatihan, 10 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Pesiar berhasil meningkatkan sanitasi lingkungan, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis TOGA serta pengelolaan sampah rumah tangga menghasilkan pendapatan hingga Rp18 juta per tahun.

Selain itu, masyarakat menghemat biaya pembelian pupuk sebesar Rp260 ribu per bulan melalui produksi kompos organik. Dari sisi lingkungan, seluas 625 meter persegi lahan nonproduktif kini dimanfaatkan sebagai taman TOGA dengan 600 tanaman dari 30 jenis berbeda. Setiap bulan, sekitar 5 kilogram sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan 70 kilogram sampah anorganik didaur ulang menjadi produk kerajinan.

Manager Communication Relations and CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Dony Indrawan, mengungkapkan komitmen Perusahaan untuk menjalankan TJSL melalui program pelibatan dan pengembangan masyarakat atau Community Involvement and Development (CID) yang dapat mendukung pengembangan dan kemandirian masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

“PROKESMA PUJA merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah operasi hulu migas Perusahaan di Kalimantan Timur,” jelasnya, dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/10/2025).

Menurut Dony, upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak merupakan elemen penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, PEP Sangasanga Field melibatkan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program ini.

“Melalui program ini, kami berupaya menghadirkan solusi berkelanjutan dengan memberdayakan potensi lokal. Mulai dari kader kesehatan, tenaga medis, hingga dukungan sosial masyarakat yang memiliki semangat gotong royong tinggi untuk keberhasilan program ini,” tuturnya.

Pada PROKESMAS PUJA ini, PEP Sangasanga Field menjalankan lima subprogram utama, yaitu:
1. IKAN PESUT (Ikatan Kader Pemburu Suspek Tuberkulosis) yang berfokus pada kegiatan screening, kunjungan rumah, uji laboratorium, dan pendampingan pasien TB. Sejak 2022 hingga 2025, sebanyak 199 orang suspek TB telah diperiksa dengan hasil penurunan kasus yang signifikan.

2. PANTAS PENTAS (Pantang Anak Stunting dan Penanggulangan Anak Stunting) melalui screening balita, kunjungan rumah, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta pembentukan Rumah Bahagia sebagai pusat perawatan anak stunting. Dari 137 anak yang dipantau, sebanyak 29 anak berhasil keluar dari status stunting selama periode 2022-2025.

3. PUSPA KASIH (Pusat Pemantauan Persalinan Aman Kader Sayang Ibu Hamil) yang meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui kelas, kunjungan rumah, dan pendampingan persalinan. Tidak ada kasus kematian ibu hamil maupun melahirkan selama 2023-2025.

4. KUPENDAM ASA (Kumpulan Pendonor Maternal Agar Selamat) yang membentuk jaringan 50 pendonor darah sukarela di masyarakat dengan kegiatan donor darah rutin dua hingga tiga kali per tahun.

5. TATO MACAN (Taman Toga Makin Cantik) yang memanfaatkan lahan nonproduktif 25×25 meter menjadi kebun gizi dengan lebih dari 30 jenis tanaman obat keluarga (TOGA), termasuk kelor sebagai bahan tambahan pangan.

Terkait implementasi program, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Samboja, Su’ud, menyampaikan pendekatan yang dilakukan PEP Sangasanga Field terbukti lebih efektif dalam membangun perilaku sehat di masyarakat.

“Sebelumnya, pemberian PMT dilakukan di rumah masing-masing dan sering tidak habis. Dengan adanya Rumah Bahagia, anak-anak makan bersama sambil beraktivitas sehingga lebih bersemangat mengonsumsi makanan bergizi. Program ini juga membantu kami dalam pemantauan kesehatan secara terpusat dan terarah,” jelasnya.

Kolaborasi lintas pihak dalam pelaksanaan PROKESMAS PUJA turut mendapat apresiasi dari pemerintah kelurahan.

Pelaksana tugas (Plt.) Lurah Sungai Seluang, Rahman Rusmana, menyebut sinergi antara perusahaan, puskesmas, dan masyarakat menjadi contoh nyata pemberdayaan warga melalui kesehatan.

“Program ini sangat bagus karena semua saling terhubung. Sampah organik diolah jadi pupuk, pupuknya dipakai untuk tanaman, hasil tanamannya mendukung gizi anak, dan semua melibatkan warga. Jadi kolaborasi ini bukan hanya menyehatkan, tapi juga memberdayakan,” ucapnya.

Melalui PROKESMAS PUJA, PEP Sangasanga Field berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Mengakhiri Kelaparan), Tujuan 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

“Program ini menjadi bukti sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah operasi PEP Sangasanga Field,” kata Dony.

PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan yang dinakhodai oleh PT Pertamina Hulu Indonesia. (srv)

Tags: CSR PROKESMAS PUJAPEP Sangasanga FieldstuntingTBC

Berita Terkait.

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.