• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menag: Pemerintah Berikan Penguatan Program yang Sentuh Pesantren

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:23
in Nasional
menag

Caption: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMII, Jakarta, Jumat (24/10/2025) malam. (Nasuha/ INDOPOSCO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Terima kasih kepada Presiden Prabowo atas perhatiannya ke dunia pesantren. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMII, Jakarta, Jumat (24/10/2025) malam.

Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo berbagai program yang menyentuh kepentingan pesantren terus mendapatkan penguatan, termasuk persetujuan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kemenag.

BacaJuga:

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Ia menegaskan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren merupakan amanah besar. Diharapkan akan semakin memperkuat tata kelola dan pelayanan pemerintah terhadap pesantren di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen, dengan terbentuknya Direktorat Jenderal Pesantren, layanan negara bagi pesantren akan semakin cepat, tepat, dan berdampak,” ujarnya.

Ia menuturkan, langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong pesantren bertransformasi menjadi pusat inovasi, pusat pemberdayaan ekonomi, dan pusat peradaban. Hingga 2025, Kemenag mencatat terdapat 42.369 pesantren yang tersebar di seluruh Nusantara, dengan jutaan santri yang belajar.

“Ini bukan sekadar angka, melainkan bukti betapa pesantren telah menjadi ekosistem besar pembangunan manusia Indonesia seutuhnya,” jelasnya.

“Inilah wajah baru pesantren Indonesia. Bukan hanya pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Menag juga menerangkan peran Kemenag dalam mendukung kesejahteraan santri melalui program-program sosial dari Pemerintah. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah dirasakan manfaatnya oleh jutaan santri.

“Program-program ini menunjukkan bagaimana negara hadir untuk memastikan santri tumbuh sehat, kuat, dan bersemangat dalam menuntut ilmu serta berkontribusi bagi bangsa,” jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah program unggulan Kemenag yang berdampak signifikan terhadap pesantren. Di antaranya: Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Sebanyak 7.973 santri telah menerima beasiswa penuh dari negara melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dalam 20 tahun terakhir (2005 – 2025). Saat ini, lebih dari 5.000 alumni program ini mengabdi sebagai dokter, dosen, peneliti, teknolog, dan penggerak sosial di berbagai daerah.

Lalu, program Kemandirian Ekonomi Pesantren (KEP). Pada program ini, Kemenag telah menyalurkan bantuan inkubasi bisnis mencapai Rp499,55 miliar untuk 4.186 pesantren (2021 – 2024). Program ini berhasil melahirkan 1.052 Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP).

Dan program Koperasi Pesantren. Hingga saat ini, ada 2.347 koperasi pesantren telah berdiri dan beroperasi. Koperasi pesantren menjadi penggerak ekonomi umat di berbagai daerah. (nas)

Tags: Ditjen PesantrenmenagNasaruddin Umar

Berita Terkait.

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41
Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15
Mendagri
Nasional

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:05
Bantuan
Nasional

Dompet Dhuafa Gulirkan Pasokan Logistik Bagi 500 Jiwa Penyintas Di Sudan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:34
Mendes
Nasional

Mendes Ajak Kades di Kedurang Sukseskan Kopdes dan BUMDes

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:14
Presiden-RI
Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2656 shares
    Share 1062 Tweet 664
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    828 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.