• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Eklampsia Risiko Tinggi Penyebab Kematian Ibu Hamil dan Janin

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 12 Oktober 2025 - 01:14
in Nasional
17601960592835405697661954565230

Mahasiswa Kedokteran Universitas Jambi Vira Fadilah menyelenggarakan health campaign atau kampanye kesehatan sebagai bagian dari aksi edukatif kepada masyarakat guna menurunkan risiko kematian ibu hamil dan janin di Kecamatan Jambi Selatan, Jambi, Sabtu (11/10/2025). ANTARA/HO-Melli Andani

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Zul Andriahta, SpOG menyatakan eklampsia adalah salah satu komplikasi kehamilan paling berbahaya dan menjadi penyumbang tertinggi dalam kematian ibu dan janin.
“Pre-eklampsia terjadi akibat kehamilan itu sendiri, biasanya muncul setelah usia kehamilan 20 minggu. Jika tekanan darah ibu hamil yang sebelumnya normal meningkat menjadi lebih tinggi dari 140/90 mmHg, dan disertai dengan protein dalam urine, maka sudah dapat didiagnosis sebagai pre-eklampsia,” kata akademisi Universitas Jambi (Unja) itu saat kegiatan kegiatan kampanye kesehatan di Jambi, Sabtu.

Menurut dia, pre-eklampsia tidak dapat disembuhkan, namun bisa dikendalikan dengan pemantauan ketat. Deteksi dini sangat penting karena hingga saat ini belum ada metode skrining awal yang efektif.

BacaJuga:

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

“Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi kronis, atau riwayat pre-eklampsia sebelumnya perlu dimodifikasi sebelum kehamilan,” katanya.

Zul mengatakan pre-eklampsia menyerang seluruh pembuluh darah tubuh sehingga bisa berdampak pada otak, ginjal, hati, bahkan paru-paru. Gejala berat seperti kejang, penglihatan kabur, sesak napas hingga stroke bisa muncul.

Jika sudah mencapai fase eklampsia, kata dia, kehamilan harus segera diakhiri demi keselamatan ibu dan janin.

Ia menganjurkan ibu hamil mengonsumsi suplemen kalsium 1 gram per hari dan aspilets dosis rendah sesuai anjuran dokter, kemudian nutrisi seimbang, serta pemeriksaan kehamilan secara teratur juga penting untuk mencegah komplikasi.

Mahasiswa Kedokteran Universitas Jambi Vira Fadilah menyelenggarakan health campaign atau kampanye kesehatan sebagai bagian dari aksi edukatif kepada masyarakat untuk menurunkan risiko kematian ibu hamil dan janin.

Kegiatan itu dilakukan secara gratis dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya apa pun.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya komplikasi kehamilan seperti pre-eklampsia. Selain itu, kampanye kesehatan ini menjadi salah satu tahap penilaian dalam seleksi duta kesehatan nasional Asian Medical Students Association (AMSA),” katanya.

AMSA merupakan organisasi mahasiswa kedokteran se-Asia Tenggara dan kampanye kesehatan tersebut bagian dari proses seleksi Brand Ambassador Public Health yang diselenggarakan oleh AMSA. Vira terpilih masuk ke dalam top 12 finalis Brand Ambassador.

Dia mengatakan isu pre-eklampsia sebagai fokus dalam kampanye pribadi.

Ia juga mengajak masyarakat hadir besok di car free day di kawasan kantor gubernur Jambi karena ada pemeriksaan gratis di sana.(bro)

Tags: EklampsiaIbu HamilJanin

Berita Terkait.

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:35
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Nasional

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:46
Menag-RI
Nasional

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:20
hujan
Nasional

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41
Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.