• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Muhammadiyah Dorong PAM JAYA Lebih Gesit dan Mandiri Tangani Krisis Air Jakarta

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 9 Oktober 2025 - 21:31
in Megapolitan
dwi

Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Jakarta, Dwi Arya, Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Provinsi Jakarta, Dwi Arya, menyatakan perubahan status PAM JAYA dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) bukan sekadar langkah administratif, melainkan strategi besar untuk menyelamatkan Jakarta dari ancaman penurunan muka tanah yang kian mengkhawatirkan.

“Air adalah sumber kehidupan. Namun di Jakarta, penggunaan air tanah yang berlebihan telah memberi dampak serius berupa penurunan muka tanah. Jika ini tidak segera dikendalikan, risiko terhadap keberlanjutan kota akan semakin besar,” kata Dwi, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

BacaJuga:

Perda KTR Jakarta Dinilai Antiklimaks, Pengamat Soroti Intervensi Industri Rokok

Dinilai Meresahkan, Baliho Film Horor di Harmoni hingga Daan Mogot Ditertibkan

Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Menurutnya, transformasi PAM JAYA menjadi Perseroda akan membuka ruang bagi perusahaan daerah tersebut untuk lebih mandiri dalam pendanaan, sehingga dapat mempercepat pembangunan jaringan infrastruktur air minum perpipaan di seluruh wilayah Jakarta.

“Dengan status Perseroda, PAM JAYA diharapkan lebih gesit dan inovatif dalam mengembangkan infrastruktur agar target 100 persen cakupan layanan air perpipaan segera terwujud,” ujar Dwi.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan bukti nyata bahwa transformasi kelembagaan bisa berperan langsung untuk kepentingan publik sekaligus penyelamatan lingkungan.

Dengan layanan air minum perpipaan yang semakin luas, ketergantungan warga terhadap air tanah akan berkurang, sehingga faktor lingkungan dan keberlanjutan kota dapat lebih terlindungi untuk jangka panjang.

“Semua langkah ini pada akhirnya diarahkan untuk menekan laju penurunan muka tanah di Jakarta. Dengan layanan air minum perpipaan yang merata, keberlanjutan kota dapat lebih terjamin,” jelasnya.

Dwi juga menegaskan, persoalan penurunan muka tanah tidak hanya terkait lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan warga, ketahanan infrastruktur, dan ancaman banjir rob di masa depan.

Karena itu, Muhammadiyah melihat transformasi PAM JAYA menjadi Perseroda sebagai strategi penting untuk menjaga keberlanjutan kota Jakarta.

Ia optimistis, keberhasilan mencapai 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan akan menjadi tonggak penting bagi Jakarta untuk tumbuh sebagai kota yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.

“Langkah ini tidak hanya meningkatkan pelayanan publik, tetapi juga berperan besar dalam menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan Jakarta yang lebih baik,” pungkasnya. (fer)

Tags: airpam jayaPW Muhammadiyah Jakarta

Berita Terkait.

KTR
Megapolitan

Perda KTR Jakarta Dinilai Antiklimaks, Pengamat Soroti Intervensi Industri Rokok

Senin, 6 April 2026 - 11:02
Baliho
Megapolitan

Dinilai Meresahkan, Baliho Film Horor di Harmoni hingga Daan Mogot Ditertibkan

Senin, 6 April 2026 - 10:11
hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Senin, 6 April 2026 - 08:19
luthfi
Megapolitan

Membaca Ulang Halal Bihalal dari Soekarno ke Pramono: Refleksi Lebaran 1447 H

Minggu, 5 April 2026 - 19:15
Banjir
Megapolitan

Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

Minggu, 5 April 2026 - 11:02
Hujan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Wilayah Jakarta

Minggu, 5 April 2026 - 08:29

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.