• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Cabaret Show dan Stigma Gender dalam “Raminten Universe”

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 22 September 2025 - 01:13
in Gaya Hidup
film1

Ilustrasi karakter Raminten yang berada di Institut Français Indonesia (IFI), Jakarta Pusat pada Selasa (16/9/2025). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Film dokumenter “Raminten Universe: Life is a Cabaret” menghadirkan potret cabaret show ala Yogyakarta yang dirintis oleh almarhum Kanjeng Hamzah Sulaiman, sosok di balik karakter Raminten.

Lebih dari sekadar pertunjukan hiburan, film ini menyoroti bagaimana cabaret jadi ruang aman dalam menghapus sekat sosial, memberdayakan komunitas terpinggirkan, sekaligus merayakan keberagaman Indonesia.

BacaJuga:

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

Hamzah yang juga memiliki gelar Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanaya Hamidjinindyo dari Keraton Yogyakarta itu tak hanya menghadirkan cabaret sebagai panggung ekspresi seni, tapi juga wadah pekerjaan, ruang kekeluargaan, dan solidaritas. Demikian dilansir Antara, Minggu (21/9/2025).

Dari panggung cabaret hingga bisnis Batik Hamzah, ia menciptakan ruang bagi banyak orang dengan latar belakang beragam mulai dari lulusan hukum, pekerja seni tata rias rambut, hingga alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Film ini memperlihatkan dinamika dunia cabaret show yang kerap diwarnai stigma.

Meski menonjolkan nilai inklusivitas dan ekspresi seni, para pegiat cabaret masih berhadapan dengan stereotip masyarakat, terutama terkait isu LGBTQ.

Tidak sedikit yang masih menilai negatif pertunjukan ini, bahkan bagi mereka yang belum pernah menontonnya secara langsung.

Isu crossdresser dan drag queen juga mendapat ruang dalam dokumenter ini.

Crossdresser, yang kerap dipahami keliru, dijelaskan sebagai individu yang mengekspresikan diri dengan pakaian atau penampilan berbeda dari gender lahirnya.

Tindakan ini tidak selalu terkait orientasi seksual, melainkan bisa berupa ekspresi diri, seni pertunjukan, atau kenyamanan personal.

Melalui cabaret, konsep ini tampil sebagai bagian dari harmoni antara modernitas dan tradisi, menegaskan bahwa seni bisa melampaui batas identitas gender.

Dengan sentuhan narasi penuh empati, “Raminten Universe” berupaya mengingatkan bahwa inklusivitas bukan sekadar wacana.

Inklusivitas adalah tindakan nyata yang diwujudkan setiap hari, baik melalui panggung cabaret maupun interaksi keseharian.

Pesan itu sejalan dengan warisan Kanjeng Hamzah yaitu keberanian untuk mencintai tanpa membedakan.

Sebagai tontonan, dokumenter ini lebih dari sekadar catatan perjalanan seorang tokoh.

Ia menjadi refleksi sosial tentang bagaimana seni bisa mempersatukan perbedaan di tengah stigma dan diskriminasi.

“Raminten Universe: Life is a Cabaret” pada akhirnya menegaskan bahwa empati dan penerimaan tanpa syarat adalah fondasi keberagaman Indonesia yang sesungguhnya.

Melalui “Raminten Universe,” masyarakat diajak belajar bahwa kesuksesan bisa diraih tanpa mengorbankan orang lain.

Tidak hanya itu, Raminten juga turut mengajarkan nilai-nilai kebaikan yang punya dampak besar bagi banyak orang. (nas)

Tags: Cabaret ShowFilm DokumenterStigma Gender

Berita Terkait.

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives
Gaya Hidup

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:09
BTS
Gaya Hidup

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:20
Key
Gaya Hidup

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:11
Dipanggil Timnas, Hodak Dorong Duo Persib Tampil Percaya Diri di FIFA Series
Gaya Hidup

HYBE Kecam Lirik BTS dalam Pernyataan Mengejutkan, Memicu Kemarahan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13
Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy
Gaya Hidup

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:39
Pesta-Topeng
Gaya Hidup

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Terungkap, Ini Penyebab Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool Lebih Cepat

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.