• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

TPST Sandubaya Produksi Paving Blok Berbahan Plastik, Ini Keunggulannya

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 19 September 2025 - 04:16
in Nusantara
pengolahan-sampah

Sejumlah pekerja memilah sampah secara manual sebagai langkah awal proses daur ulang di TPST Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (18/9/2025). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modern Sandubaya di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat memproduksi paving blok dari sampah plastik guna mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis.

Koordinator TPST Modern Sandubaya, Kamarudin mengatakan produksi paving blok berbahan sampah plastik berjalan secara bertahap.

BacaJuga:

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

“Kami masih fokus memastikan kualitas paving stabil agar layak digunakan dalam pembangunan fasilitas umum,” ujar Kamarudin seperti dikutip Antara, Kamis (18/9/2025).

Paving berbahan plastik memiliki keunggulan lebih ringan dan dirancang tahan terhadap perubahan cuaca ketimbang paving konvensional, sehingga bisa dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah perkotaan.

Layanan Pembantu Operasional TPST Sandubaya, Prawira menjelaskan bahwa produksi harian terus dipantau.

“Setiap hari kami bisa menghasilkan 150 hingga 200 keping paving, dan saat ini hasilnya masih digunakan untuk kebutuhan internal,” katanya.

Petugas operator TPST itu menjelaskan bahwa mesin pencetak kerap mengalami kendala teknis, seperti sumbatan akibat bahan logam yang ikut terbawa, sehingga perawatan rutin menjadi syarat penting menjaga kelancaran produksi.

Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Lingkungan Hidup sedang menyiapkan regulasi agar paving blok berbahan sampah plastik dapat dipasarkan secara resmi ke masyarakat dengan harga Rp1.000 per paving.

Pemanfaatan paving plastik menjadi langkah strategis mengurangi 30 persen komposisi sampah plastik yang masuk ke TPST, sekaligus menekan biaya penimbunan yang selama ini membebani pengelolaan.

Dalam jangka panjang pemerintah berencana menambah mesin pencetak baru agar produksi bisa diperluas, sehingga paving plastik tidak hanya untuk internal melainkan juga untuk proyek pembangunan publik.

Pengembangan paving plastik diproyeksikan membuka peluang kerja baru di sektor pengolahan sampah, sekaligus memberikan contoh inovasi pengelolaan limbah yang dapat direplikasi oleh daerah lain di Nusa Tenggara Barat. (wib)

Tags: Berbahan PlastikNTBProduksi Paving BlokSandubayatpst

Berita Terkait.

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri
Nusantara

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26
Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03
gempa
Nusantara

Gempa Flores Timur: 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Jumat, 10 April 2026 - 12:48

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1290 shares
    Share 516 Tweet 323
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.