• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dipangkas, Bantuan Pangan Beras Hanya Jadi 2 Bulan

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 16 September 2025 - 23:41
in Ekonomi
IMG-20250916-WA0100

Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) merupakan jenis beras disalurkan pemerintah melalui Perum Bulog. (Bapanas)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi tidak bisa menjelaskan soal bantuan pangan beras yang dipangkas menjadi 2 bulan, bukan 4 bulan seperti janji pemerintah. Meski pemerintah masih memiliki opsi memperpanjangnya hingga Desember 2025.

Ia mengatakan, mekanisme bantuan pangan masih sama ketika penyaluran bantuan pangan sebelumnya di periode Juni dan Juli 2025.

BacaJuga:

DPR Ngebut RUU Ketenagalistrikan, Eddy Soeparno Singgung Peran Listrik sebagai Tulang Punggung Transisi Energi

125 Tahun Jadi Teman Finansial Masyarakat, PT Pegadaian Ekspansi Internasional ke Timor Leste

Pererat Silaturahmi, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Hadirkan Halal Bi Halal Celebration

“Mekanisme bantuan pangan hampir sama seperti sebelumnya. Kalau kemarin diusulkan empat bulan, kali ini dua bulan dulu jalan, yaitu Oktober dan November 2025,” kata Arief Prasetyo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Program itu menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan sasaran penerima, dengan pendanaan melalui mekanisme Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan.

“Anggarannya berasal dari Kementerian Keuangan, bukan anggaran tambahan Badan Pangan Nasional. Sasarannya tetap sama, berdasarkan DTSEN,” ucap Arief

Di sisi lain, ia meminta anggota dewan terutama mitra kerja Bapanas untuk melakukan pengecekan perihal penyaluran bantuan pangan beras agar tepat sasaran.

“Bantuan pangan beras 2 bulan sudah bisa dieksekusi, sehingga kami mengundang Bapak Ibu pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI untuk mekanisme pengawasan sama-sama di lapangan,” imbuh Arief.

Bantuan pangan beras itu telah disalurkan pada periode Juni dan Juli 2025 dengan menyasar 18.277.083 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan data DTSEN. Setiap penerima mendapat 10 kilogram (kg) beras per bulan yang diberikan dalam satu kali penyaluran, sehingga setiap penerima mendapat 20 kg beras untuk alokasi 2 bulan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengumumkan bantuan pangan beras tersebut yang tergabung dalam paket ekonomi 2025 8+4+5.

“Kemudian bantuan pangan, itu juga dilanjutkan untuk 2 bulan, itu untuk 10 kg beras di bulan Oktober-November. Nah itu diperlukan dana sebesar 7 triliun rupiah,” jelas Airlangga terpisah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/9/2025). (dan)

Tags: bantuanBapanasPangan Beras

Berita Terkait.

addy
Ekonomi

DPR Ngebut RUU Ketenagalistrikan, Eddy Soeparno Singgung Peran Listrik sebagai Tulang Punggung Transisi Energi

Senin, 30 Maret 2026 - 22:22
gadai
Ekonomi

125 Tahun Jadi Teman Finansial Masyarakat, PT Pegadaian Ekspansi Internasional ke Timor Leste

Senin, 30 Maret 2026 - 19:19
oakwood
Ekonomi

Pererat Silaturahmi, Oakwood Suites Kuningan Jakarta Hadirkan Halal Bi Halal Celebration

Senin, 30 Maret 2026 - 16:46
bri
Ekonomi

Desa BRILiaN Tompobulu: Bukti Nyata Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Senin, 30 Maret 2026 - 16:36
Lebaran Tetap Ekspor, Maesindo Kirim 7.622 Karton Produk dari Bantul ke Berbagai Benua
Ekonomi

Lebaran Tetap Ekspor, Maesindo Kirim 7.622 Karton Produk dari Bantul ke Berbagai Benua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:16
honda
Ekonomi

Usai Mudik, Jangan Abaikan Kondisi Motor: 5 Pengecekan Ini Wajib Dilakukan Agar Tetap Prima

Senin, 30 Maret 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.