• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Aksi Ricuh Dinilai Skenario Global, Anak Betawi Ajak Mahasiswa-Pemuda Jaga Jakarta

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:12
in Megapolitan
IMG-20250829-WA0016

Massa dari mahasiswa berjalan menuju gerbang depan Gedung DPR dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak Senin (25/8/2025) hingga hari ini, Jumat (29/8/2025) di Jakarta kembali memanas. Berbagai elemen masyarakat hadir, mulai dari buruh, mahasiswa, hingga pelajar dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Namun, kericuhan yang pecah di sejumlah titik menuai keprihatinan banyak pihak, terutama tokoh masyarakat Betawi.

Tokoh muda Betawi, Abu Bakar Maulana, menegaskan budaya Betawi sejatinya tidak identik dengan kericuhan. Ia menilai aksi massa yang awalnya fokus pada tuntutan rakyat justru dibelokkan oleh oknum tertentu hingga berujung bentrok antar sesama anak bangsa.

BacaJuga:

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi

“Ini saya tegasin, Jakarta itu kota global dan berbudaya. Budaya anak Betawi sangat toleran, nggak ricuh seperti itu menyampaikan aspirasi. Saya berduka terjadi korban akibat aksi kemarin malam (Kamis malam hingga Jumat dinihari, red). Sebagai anak Betawi, penduduk asli Jakarta, saya berharap jangan ada chaos, rusuh, ricuh di tanah Betawi,” ujar Maulana, kepada INDOPOSCO, Jumat (29/8/2025).

Lebih jauh, ia juga mengingatkan agar para pesilat dan jawara Betawi ikut menjaga keamanan kampung, serta tidak mudah terprovokasi untuk diadu dengan aparat maupun sesama anak bangsa.

“Musuh kita pihak asing, pihak luar yang khawatir dan takut akan bangsa kita yang saat ini disorot oleh mancanegara dan tokoh dunia non-state,” tegas Maulana.

Situasi panas ini turut dikaitkan dengan pernyataan Jenderal (Purn) Abdullah Mahmud (A.M.)Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), yang menyebut ada aktor asing di balik kerusuhan aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Saya tahu dalang demo rusuh di DPR RI, orang dari luar hanya menggerakkan kaki tangannya. Dan yakin, kaki tangannya yang di dalam (Indonesia) nggak ngerti bahwa (mereka) dipakai (dimanfaatkan). Sampai yang mati anak-anak kita (Indonesia),” ucap Maulana menirukan ucapan Hendropriyono.

Pernyataan itu menambah kecurigaan publik akan adanya skenario besar di balik gejolak sosial Indonesia, terutama menjelang agenda penting Presiden Prabowo Subianto di panggung internasional.

Dalam waktu dekat, Prabowo dijadwalkan hadir di Victory Day China-80 Tahun Parade Militer, sebuah momentum sejarah yang mengenang kemenangan Tiongkok atas agresi Jepang. Bukan hanya itu, pidato perdana Prabowo di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), New York, pada 23 September 2025 mendatang, juga diprediksi menjadi sorotan dunia.

Indonesia disebut akan membawa “Pola Diplomasi Nusantara”, menekankan musyawarah, keadilan, dan keseimbangan sebagai fondasi hubungan antarbangsa.

Beberapa pengamat juga menyoroti fenomena beredarnya bendera One Piece di sejumlah aksi bulan Agustus 2025. Walau sekilas terlihat hanya sebagai simbol kartun populer, isu ini diduga dikemas oleh pihak tertentu sebagai bagian dari propaganda simbolik melawan Jepang, mengingat sejarah kelam penjajahan masa lalu.

“Jangan sampai bangsa Indonesia terus dijajah secara geopolitik oleh kaum kapitalis,” ungkap Maulana.

Di tengah pusaran isu geopolitik, Maulana juga menyerukan agar pemuda dan mahasiswa, khususnya warga Betawi, tetap menjaga kondusivitas Jakarta.

“Jakarta kota gue. Nah, kite tuan rumah harus menjaga rumah kite, kampung kite, dari maling-maling. Jangan sampai agenda kaki tangan antek asing ngacak-ngacak Jakarta buat huru-hara di tanah Betawi,” pungkasnya. (her)

Tags: demonstrasikaukus muda betawiOjol TewasPemuda Betawiunjuk rasa

Berita Terkait.

Penyerahan
Megapolitan

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:28
Partisipasi TKA SD-SMP Tembus 97 Persen, Kemendikdasmen Pastikan Pengumuman Tepat Waktu
Megapolitan

Sidak Pabrik Kerupuk di Jakbar, Kevin Wu Soroti Aktivitas Pembakaran Terbuka

Kamis, 30 April 2026 - 23:35
Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi
Megapolitan

Rem Blong, Tronton Tabrak Separator Busway di Turunan Flyover Slipi

Kamis, 30 April 2026 - 20:15
Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut
Megapolitan

Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Haksono Santoso Dicabut

Kamis, 30 April 2026 - 20:02
Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day
Megapolitan

Polisi Prediksi 200 Ribu Buruh Geruduk Jakarta di Peringatan May Day

Kamis, 30 April 2026 - 19:31
Petugas
Megapolitan

Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Apartemen Mediterania

Kamis, 30 April 2026 - 12:43

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2558 shares
    Share 1023 Tweet 640
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1561 shares
    Share 624 Tweet 390
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.