• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Insiden Debu Semen di Bogor, Indocement Minta Maaf dan Terancam Sanksi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 17 Agustus 2025 - 15:10
in Megapolitan
Warga terkena "hujan semen" di Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2025). Foto : Antara/M Fikri Setiawan.

Warga terkena "hujan semen" di Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2025). Foto : Antara/M Fikri Setiawan.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. secara terbuka meminta maaf kepada warga atas kejadian jatuhnya debu semen di sekitar area Plant 5, Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setia Wijaya, General Manager Operasional Kompleks Pabrik Citeureup, dalam pernyataan tertulis pada Minggu (17/8/2025) menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi secara tidak sengaja ketika pabrik sedang tidak beroperasi. Kejadian bermula saat petugas melakukan pembersihan penyumbatan (clogging) pada bagian pemisah material.

BacaJuga:

Perempuan Diamankan Paspampres setelah Diduga Coba Bunuh Diri di Depan Istana, Begini Kronologinya 

Kapal KM Sumber Makmur Terombang-ambing, 61 Penumpang Dievakuasi

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

“Saat lubang pemeriksaan dibuka, debu keluar tanpa terduga dan terbawa oleh hembusan angin kencang ke arah permukiman warga. Begitu menyadari hal itu, petugas kami langsung menutup kembali lubang tersebut. Dalam waktu sekitar tiga menit, kondisi berhasil dikendalikan,” ungkapnya.

Indocement kemudian segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan warga terdampak untuk memberikan penjelasan serta melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami telah memperbarui prosedur kerja agar pembersihan tidak dilakukan saat cuaca berangin kencang,” tambah Setia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menunjukkan adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam proses produksi perusahaan.

“Pemerintah Provinsi akan memproses temuan ini sesuai aturan yang berlaku. Mulai dari sanksi administratif hingga tindakan hukum yang lebih tegas apabila ditemukan unsur pelanggaran berat,” ujar Dedi melalui unggahan di media sosial resminya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, sambil memastikan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perlindungan terhadap masalah lingkungan yang terjadi di wilayah Jawa Barat.

Dari sisi pemerintah kabupaten, Kecamatan Citeureup langsung melakukan penanganan awal atas insiden yang terjadi di Desa Citeureup.

Camat Citeureup, Edy Suwito Sutono Putro, menjelaskan bahwa jumlah material debu yang terbawa angin cukup terbatas dan hanya berdampak pada satu Rukun Warga (RW) saja.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat pabrik sedang melakukan pembersihan dan perawatan alat. Kejadiannya berlangsung singkat,” jelas Edy dilansir Antara.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan telah memediasi pertemuan antara pihak perusahaan, aparat desa, dan warga pada Senin (11/8) untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah. (aro)

Tags: bogorjabarpencemaransemen

Berita Terkait.

Perempuan Diamankan Paspampres setelah Diduga Coba Bunuh Diri di Depan Istana, Begini Kronologinya 
Megapolitan

Perempuan Diamankan Paspampres setelah Diduga Coba Bunuh Diri di Depan Istana, Begini Kronologinya 

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:15
Gulkarmat
Megapolitan

Kapal KM Sumber Makmur Terombang-ambing, 61 Penumpang Dievakuasi

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:09
Pemudik
Megapolitan

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:15
Jalur-Puncak
Megapolitan

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Meningkat 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 19:15
Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka
Megapolitan

Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka

Senin, 23 Maret 2026 - 15:17
Kuliner Ikonik Lebaran Betawi
Megapolitan

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi

Senin, 23 Maret 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    702 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.