• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Legislator Ajak Guru Kedepankan Etika di Era Digital

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 7 Agustus 2025 - 21:11
in Nasional
fikri

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih (kanan). (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para guru harus menempatkan etika sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran, mengungguli logika.

Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih melalui gawai, Kamis (7/8/2025).

BacaJuga:

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Menurut Fikri, komposisi ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di era digitalisasi. Sebab, etika harus berada di depan, sementara ilmu atau logika berada di belakang.

“Artinya, sopan santun dan karakteristik anak didik itu yang paling utama. Ini sangat dibutuhkan di era digitalisasi sekarang,” ujarnya.

Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini menyoroti banyaknya tantangan yang dihadapi pendidik di era digitalisasi. Tanpa persiapan yang memadai, menurutnya, para pendidik berisiko menjadi tidak produktif.

Oleh karena itu, Fikri menegaskan pentingnya mempersiapkan guru, termasuk dalam hal penguasaan teknologi digital. “Guru adalah aktor kunci dalam pendidikan. Jika gurunya paham dengan masalah digital, maka ia bisa menggunakannya, termasuk menjawab kebutuhan para siswanya,” terangnya.

Fikri menambahkan bahwa digitalisasi adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Ia mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengeluarkan kebijakan melarang siswa bermain gim tertentu.

“Saya menilai langkah ini sebagai upaya maju dalam menyaring dampak negatif digitalisasi bagi pelajar,” ungkapnya.

Ia mencontohkan pendekatan di negara lain, seperti negara Skandinavia yang melarang penggunaan gawai di sekolah, serta Australia yang membatasi akses media sosial (Medsos) bagi anak di bawah 14 tahun. (nas)

Tags: Era DigitalEtikaguruLegislator

Berita Terkait.

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:54
DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:35
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Nasional

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:46
Menag-RI
Nasional

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:20
hujan
Nasional

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.