• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Desak Iran Kembali Berunding: Pilih Diplomasi atau Hadapi Tekanan Maksimal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 24 Juli 2025 - 22:58
in Internasional
as

Dubes Sementara AS untuk PBB, Dorothy Camille Shea berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan tentang Timur Tengah di Markas Besar PBB, New York City, AS, pada 23 Januari 2025 lalu. Foto: Dok. Iran International

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketegangan nuklir kembali memuncak. Amerika Serikat (AS) memperingatkan Iran bahwa waktu hampir habis untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir yang tertunda.

Dikutip dari Iran International, dalam sebuah pernyataan tegas di hadapan Dewan Keamanan PBB, Washington menantang Teheran untuk memilih antara keterbukaan diplomatik atau semakin terisolasi di panggung global.

BacaJuga:

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial

“Tanpa adanya kesepakatan, Amerika Serikat akan terus memberlakukan tekanan diplomatik dan ekonomi maksimum untuk membatasi segala aktivitas, seperti upaya memperoleh senjata nuklir, yang dapat mengancam keamanan warga negara AS, personel, dan mitra kami di kawasan,” ujar Duta Besar (Dubes) Sementara AS untuk PBB, Dorothy Camille Shea dalam pertemuan pada Rabu (23/7/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran atas langkah Iran yang mempersempit akses pengawasan internasional terhadap program nuklirnya. Shea menyampaikan dengan nada tegas bahwa dunia tengah menantikan pilihan yang akan diambil oleh Teheran.

“Iran bisa terus melanjutkan jalurnya saat ini, menentang kewajiban pengamanan yang diamanatkan oleh NPT — demi membangun kembali program nuklirnya secara rahasia,” lanjut Shea, memperingatkan konsekuensi dari kebijakan Iran yang dianggap menutup pintu terhadap akuntabilitas global.

Teheran sendiri bersikukuh bahwa mereka belum menutup kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa koordinasi teknis ke depan akan dikelola langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

“Undang-undang Iran untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA telah mengaburkan visibilitas internasional terhadap programnya,” ungkap Abbas, merespons kritik yang datang dari berbagai negara.

Langkah Iran menangguhkan kerja sama itu datang setelah serangkaian serangan udara oleh AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu — serangan yang semakin memperburuk hubungan diplomatik yang sudah rapuh.

Situasi semakin genting menjelang akhir Agustus, di mana tenggat waktu yang ditetapkan oleh AS dan negara-negara Eropa akan menentukan masa depan kesepakatan nuklir. Jika Iran gagal menunjukkan kemajuan, mekanisme “snapback” dari perjanjian nuklir 2015 (JCPOA) dapat diberlakukan kembali, secara otomatis mengaktifkan semua sanksi PBB yang sebelumnya dicabut.

Mekanisme tersebut diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, dan memungkinkan negara penandatangan untuk mengajukan pemulihan sanksi jika ada pelanggaran signifikan oleh Iran. Jika dalam 30 hari tidak ada resolusi yang menghentikan proses tersebut, maka sanksi akan diberlakukan kembali tanpa perlu pemungutan suara.

Sementara itu, harapan diplomatik belum sepenuhnya padam. Iran dijadwalkan menggelar pertemuan dengan negara-negara Eropa, termasuk Jerman, Prancis, dan Inggris, pada Jumat mendatang di Istanbul. Namun, dialog dengan Washington masih tertunda setelah perundingan di Muscat dibatalkan pada menit terakhir, sehari sebelum Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 13 Juni lalu. (her)

Tags: ASdiplomasiIran

Berita Terkait.

jet
Internasional

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Selasa, 7 April 2026 - 06:06
dmitry
Internasional

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Senin, 6 April 2026 - 23:33
sosmed
Internasional

Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial

Senin, 6 April 2026 - 16:06
Jet-Tempur
Internasional

Iran Ungkap Fakta Evakuasi Pilot F-15: Ada Upaya Lindungi Reputasi Trump

Senin, 6 April 2026 - 14:45
Asap-Hitam
Internasional

Menlu Tiongkok dan Rusia Teleponan, Sepakat Dorong Deeskalasi Konflik Timur Tengah

Senin, 6 April 2026 - 12:53
WhatsApp Image 2025-12-01 at 15.08.43
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Pemimpin Dunia Utamakan Perdamaian

Senin, 6 April 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.