• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Dewan Tegaskan Tanggul Rob Wajib Selesai Demi Keselamatan Warga Pesisir

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 12 Juni 2025 - 23:23
in Megapolitan
yuke

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jakarta, Yuke Yurike di proyek pembangunan tanggul sepanjang 1,4 kilometer di pesisir Muara Angke Jakarta Utara. (Istimewa.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Yuke Yurike, menyatakan pembangunan tanggul penahan rob di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat pesisir dari ancaman banjir rob.

“Lokasi ini berada sangat dekat dengan garis pantai. Bahkan, tempat saya berdiri saat ini dulunya merupakan bagian dari lau,” ujar Yuke kepada wartawan, Kamis (12/6/2025).

BacaJuga:

Jakarta Barat Kedatangan 486 Warga Baru Setelah Lebaran

Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Hadirkan Layanan Tanpa Batas, Kantah Tangsel Optimalkan Konsultasi Online Melalui Sultan Taru Tangsel

Ia menekankan tanggul yang dirancang sepanjang 1,4 kilometer ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Selain itu, pembangunan tersebut merupakan bagian dari rencana mitigasi banjir rob yang dicanangkan secara bertahap oleh Pemprov Jakarta.

“Pembangunan ini untuk mencegah rob melimpah ke warga,” kata dia.

Yuke memastikan, DPRD Jakarta telah menyetujui anggaran untuk proyek ini.

Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti di tahap awal.

“Tentu tidak bisa berhenti di 1,4 kilometer ini saja. Tahun depan ada tambahan satu kilometer yang masih dalam proses lelang,” jelasnya.

Untuk menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran, Komisi D akan memperkuat fungsi pengawasan dengan langsung meninjau pelaksanaan di lapangan.

“Kami akan bawa anggota Komisi D untuk cek langsung ke lokasi. Kami ingin pastikan anggaran digunakan secara optimal dan tepat sasaran,” tandas Yuke.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan pembangunan tanggul sepanjang 1,4 kilometer di pesisir Muara Angke Jakarta Utara sebagai upaya menangani banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut.

Menurutnya, tanggul ini akan dinaikkan hingga 2,5 meter dari elevasi awal 1,8 meter, sebagai bentuk mitigasi terhadap kenaikan air laut.

“Artinya kalau plus 2,5 meter, maka ada upaya menahan air rob jika naik di atas itu,” ujar Pramono kepada wartawan Kamis (11/6/2025).

Pramono menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari dukungan Pemprov Jakarta terhadap proyek raksasa tanggul laut atau Giant Sea Wall yang dikenal sebagai NCICD (National Capital Integrated Coastal Development).

“Pemprov bertanggung jawab membangun tanggul sepanjang 12 kilometer, namun kini diperluas menjadi 19 kilometer,” kata dia.

Sebagai langkah awal, tanggul sepanjang 1,4 kilometer akan dibangun tahun ini. Kemudian pada 2026, akan ditambah lagi 1 kilometer, sehingga totalnya menjadi 2,4 kilometer.

“Harapannya, dalam jangka pendek dan menengah, persoalan rob di wilayah ini, walaupun masih ada beberapa titik lain, relatif bisa tertangani,” kata Pramono.

Selain banjir rob, Pramono juga menyoroti ancaman penurunan muka tanah di Jakarta.

Untuk itu, Pemprov Jakarta berencana menerbitkan aturan larangan pengambilan air tanah di kawasan terdampak. Sebagai gantinya, distribusi air bersih akan dialihkan melalui PAM Jaya.

“Nantinya, daerah ini akan termasuk wilayah yang kami buat aturan untuk tidak lagi mengambil air tanah,” tegasnya. (fer)

Tags: dewanTanggul RobWarga Pesisir

Berita Terkait.

warga
Megapolitan

Jakarta Barat Kedatangan 486 Warga Baru Setelah Lebaran

Selasa, 7 April 2026 - 05:50
Easter-Fair
Megapolitan

Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Senin, 6 April 2026 - 16:27
Sultan-Taru
Megapolitan

Hadirkan Layanan Tanpa Batas, Kantah Tangsel Optimalkan Konsultasi Online Melalui Sultan Taru Tangsel

Senin, 6 April 2026 - 13:44
KTR
Megapolitan

Perda KTR Jakarta Dinilai Antiklimaks, Pengamat Soroti Intervensi Industri Rokok

Senin, 6 April 2026 - 11:02
Baliho
Megapolitan

Dinilai Meresahkan, Baliho Film Horor di Harmoni hingga Daan Mogot Ditertibkan

Senin, 6 April 2026 - 10:11
hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Senin, 6 April 2026 - 08:19

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.