• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BMKG Imbau Nelayan dan Wisatawan di Mabar Waspadai Perubahan Cuaca

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 25 Mei 2025 - 08:19
in Nusantara
Kapal wisata

Kapal wisata saat berlabuh di perairan laut Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan, pelaku pariwisata, dan pelaku aktivitas laut lainnya di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) agar mewaspadai potensi perubahan cuaca di laut.

“Potensi perubahan cuaca di laut seperti angin kencang dari adanya awan konvektif yang terbentuk di sekitar perairan yang dapat menyebabkan gelombang tinggi perlu diwaspadai,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran seperti dilansir Antara, Sabtu (24/5/2025).

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Ia menambahkan bahwa di Selat Sape bagian utara, tinggi gelombang berada pada rentang 0,50 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah, dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran kecil, kapal wisata, dan nelayan.

Namun, di Selat Sape bagian selatan, gelombang laut diperkirakan berkisar antara 1 hingga 1,8 meter atau masuk kategori sedang yang perlu diwaspadai oleh pelaku transportasi laut dan wisata bahari.

“Pantau informasi resmi dari BMKG sebagai acuan utama dalam setiap perencanaan aktivitas,” katanya.

Sebelumnya, ia juga mengimbau warga agar membakar lahan atau sampah tanpa pengawasan yang dapat memicu meluasnya kebakaran di Kabupaten Manggarai Barat.

“Dengan kondisi cuaca panas dan kering, masyarakat juga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air bersih,” katanya.

Ia juga mengimbau warga agar melindungi kulit dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan.

“Jangan lupa menggunakan tabir surya untuk menjaga kesehatan kulit dan jaga kecukupan cairan tubuh dengan minum air putih untuk mencegah dehidrasi,” katanya.

Maria menjelaskan wilayah Manggarai Barat, termasuk Labuan Bajo, saat ini telah memasuki musim kemarau.

Cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan, dengan arah angin bertiup dari tenggara dan selatan dengan kecepatan 4 hingga 15 knot atau sekitar 7 hingga 28 kilometer per jam.

Suhu udara, lanjut dia, diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, di mana dini hari hingga pagi hari mungkin terasa lebih dingin.

Hal ini merupakan kondisi alamiah pada musim kemarau karena minimnya tutupan dan sejak matahari terbenam, bumi terus melepaskan panas ke atmosfer.

“Pendinginan ini berlangsung sepanjang malam dan mencapai titik terendah justru menjelang matahari terbit, saat panas belum kembali terserap oleh permukaan tanah,” katanya. (wib)

Tags: BMKGKabupaten Manggarai BaratnelayanPerubahan CuacaWisatawan

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.