• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Serangan Militer AS Bisa Munculkan Risiko Besar di Yaman

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 2 Mei 2025 - 17:07
in Internasional
yaman

Video menunjukkan seorang laki-laki yang terluka menunggu bantuan di pusat penampungan pengungsi di Provini Saada, Yamen, April 28, 2025. Foto: Antara/HMC/HO via Xinhua

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemilihan target oleh Amerika Serikat (AS) dalam serangan udara baru-baru ini di Yaman, yang disebut-sebut didasarkan pada sumber-sumber yang tidak dapat diandalkan dinilai dapat “menimbulkan kekhawatiran serius perihal praktik intelijen,” ungkap seorang analis keamanan Yaman kepada Xinhua belum lama ini.

Analis itu, sebagaimana dinyatakan Xinhua yang dikutip di Jakarta, Selasa, mengomentari satu laporan yang dipublikasikan oleh media Iran Press TV pada Rabu (30/4), yang mengatakan, militer AS telah menggunakan data OSINT amatir yang dibagikan pengguna media sosial dalam platform-platform virtual, terutama X, untuk menyerang fasilitas-fasilitas sipil di Yaman, yang secara keliru mengidentifikasinya sebagai target militer.

BacaJuga:

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Laporan itu menyatakan, menyusul serangan AS pada Senin (28/4) di dekat ibu kota Yaman, muncul unggahan-unggahan media sosial yang menyatakan Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS mengandalkan penaksiran yang kurang akurat untuk memilih target di Yaman.

CENTCOM belum memberikan komentar perihal metode pengumpulan data intelijen spesifik yang digunakan dalam operasinya di Yaman seperti dilansir Antara.

Pada 15 Maret, AS kembali melancarkan serangan udara terhadap berbagai posisi Houthi di Yaman, yang menurut AS dimaksudkan untuk menekan Houthi agar tidak menyerang kapal-kapal Israel dan AS di laut Merah dan Arab. (aro)

Tags: amerikaASYaman

Berita Terkait.

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya
Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:35
Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS
Internasional

Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.