• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Unit Bisnis Trading PDC Optimalkan Bisnis Fabrikasi Baja

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 29 April 2025 - 11:46
in Ekonomi
Fabrikasi

Ilustrasi perwira PT Patra Drilling Contractor (PDC) saat bekerja di fabrikasi dan produksi berbahan besi baja. Foto: Dokumen PDC

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejak beberapa tahun lalu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong optimalisasi penggunaan produk besi dan baja untuk industri hulu migas.

Di industri hulu migas, fabrikasi baja digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari pengeboran hingga transportasi, karena kekuatan, ketahanan, dan kemampuannya menahan tekanan dan suhu tinggi.

BacaJuga:

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Direktur Utama Patra Drilling Contractor Faried Iskandar Dozyn menjelaskan, sejak tahun 2023 PT Patra Drilling Contractor (PDC) telah menjalankan bisnis fabrikasi dan produksi berbahan besi baja.

“Steel fabrication ini menjadi diversifikasi PDC di unit lini bisnis General Trading yang selama ini telah mengelola beberapa jenis bisnis lain,” jelas Faried di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Untuk fabrikasi dan produksi peralatan besi baja, PDC saat ini telah bekerja sama dengan satu mitra kerja yang sudah memegang sertifikasi, fasilitas produksi mumpuni, dengan kapasitas yang besar dan kualitas yang terlah teruji.

“Di tahun 2025 ini tidak tertutup kemungkinan PDC bekerja sama dengan mitra lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar yang besar,” imbuhnya.

Faried menjelaskan, pekerjaan pertama PDC terkait lini bisnis barunya tersebut adalah untuk fasilitas camp di project mercusuar PDSI di wilayah kerja Exxon Mobile Cepu Limited. Adapun potensi bisnis fabrikasi besi baja di kegiatan hulu migas sendiri, menurut Faried, sangat besar.

“Di peralatan yang menjadi supporting rig saja, sebagian besar peralatannya hasil produk fabrikasi baja. Dan rig pun akan selalu dituntut untuk terus menjaga performa operasionalnya,” papar Faried.

Peralatan rig hasil fabrikasi baja menjadi salah satu kebutuhan utama rig dari kerusakan akibat korosi, fatigue material, sampai dengan kesalahan handling saat operasional.

Dalam bisnis ini, PDC diperkuat engineering team yang bertanggung jawab terhadap design-design yang akurat dan kualitas fabrikasi berskala international. Selain itu, personel welder PDC memiliki sertifikasi standar ASME, DNV, dan API.

Alih-alih off-the-shelf, di bisnis fabrikasi dan produksi besi baja ini PDC memberikan layanan made to order dimana PDC terlibat sejak awal perencanaan dengan client, mulai dari perancangan sampai dengan memberikan solusi terhadap permasalahan yang selama ini dialami ketika peralatan tersebut dioperasikan dengan design awal. Dengan begitu, desain, spesifikasi, dan metode kerja disesuaikan permintaan customer.

“Dengan komitmen tersebut, PDC hadir bukan hanya sebagai penyedia barang, tetapi sebagai penyedia solusi teknis terintegrasi,” pungkas Faried. (srv)

Tags: Fabrikasi BajaOperasional Hulu MigasPatra Drilling ContractorPDC

Berita Terkait.

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06
Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05
Pekerja
Ekonomi

Kesetaraan Bukan Sekadar Angka: Cara Industri Sawit Memberi Ruang bagi Perempuan

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:22
Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026
Ekonomi

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1079 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.