• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Duh, Penanganan Kasus Diabetes Melitus pada Anak Banyak Tak Terdiagnosis

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 29 April 2025 - 20:22
in Nasional
anak

Ilustrasi - Pelayanan kesehatan pada anak. Foto: Dokumen Kemenkes

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus diabetes melitus tipe 1 pada anak banyak yang tidak terdiagnosis. Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Ia mengatakan, diabetes melitus (DM) tipe 1 adalah kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi batas normal, karena tubuh tidak mampu menghasilkan hormon insulin secara optimal.

BacaJuga:

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Mendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman yang Memuliakan Guru dan Murid

Tekankan Standar Keamanan Pangan MBG, DPR Dukung Langkah Korektif BGN

Dalam seminar mengenai pengelolaan diabetes tipe 1 pada anak yang diikuti di Jakarta pada Selasa, dokter Piprim menyampaikan bahwa

“Diabetes melitus tipe 1 merupakan penyakit autoimun, tidak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat,” ungkapnya.

Pada orang dengan diabetes tipe 1, menurutnya, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel beta pankreas yang berfungsi memproduksi insulin. Akibatnya, pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin atau sama sekali tidak mampu menghasilkan insulin.

“Akibatnya glukosa tetap berada dalam darah dan tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber energi,” terangnya.

“Masalahnya adalah masih banyak kasus DM tipe 1 ini yang tidak terdiagnosis atau salah diagnosa. Dan mereka terdeteksi dalam kondisi berat, biasanya koma atau masuk karena ketoasidosis” sambungnya.

Ia mengatakan, perlunya pelaksanaan skrining untuk mendeteksi lebih awal diabetes melitus tipe 1 dan peningkatan pelayanan penanganan diabetes pada anak. Karena, anak-anak yang didiagnosis menderita diabetes melitus tipe 1 selama hidupnya membutuhkan suntikan insulin.

“Akses terhadap layanan penanganan diabetes melitus tipe 1 pada anak di perlu ditingkatkan,” ujarnya. (nas)

Tags: anakKasus Diabetes Melitus

Berita Terkait.

rayyan
Nasional

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman yang Memuliakan Guru dan Murid

Minggu, 5 April 2026 - 21:11
mbg
Nasional

Tekankan Standar Keamanan Pangan MBG, DPR Dukung Langkah Korektif BGN

Minggu, 5 April 2026 - 17:07
Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.