• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Vaksin, Kejari Bandung Panggil Eks Dirut Bio Farma HB

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 25 Maret 2025 - 21:41
in Nusantara
Irfan-Wibowo

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Irfan Wibowo memberikan keterangan kepada awak media. Foto : ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Irfan Wibowo mengungkapkan, pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan vaksin oleh PT Bio Farma (Persero). Bahkan pada Senin (24/3/2025), Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung memanggil eks Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (HB).

Namun, setelah ditunggu ternyata yang datang hanya penasihat hukumnya, yang menyampaikan pemeriksaan terhadap HB dijadwal ulang.

BacaJuga:

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

“Kami memang melakukan pemanggilan terhadap mantan Dirut Bio Farma hanya saja dia tidak bisa hadir dan minta di-reschedule. Kami telah memanggil saudara HB untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan yang sedang kami lakukan,” ujar Irfan saat ditemui di kawasan Cihampelas, Bandung, Jawa Barat, Senin (24/3/2025).

Namun, saat ditanya mengenai perkara apa yang menjerat HB, Irfan enggan memberikan keterangan lebih rinci. “Ada lah,” ucap Irfan singkat.

Menurut Irfan, pihaknya sudah meminta keterangan terhadap 10 orang dalam kasus ini. “Sudah berjalan sebulan lebih kasus ini kami tangani, di hari ini memang kami mengundang mantan Dirut Bio Farma, tapi tidak hadir dengan alasan yang bersangkutan berhalangan hadir,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irfan menyatakan pihaknya juga mengundang para pihak, termasuk yang diduga mengetahui kasus ini. Hal ini dilakukan tidak lanjut dari lapdu (laporan dan pengaduan) masyarakat yang masuk ke kami,” ujarnya.

Ia pun menyebut bahwa memang nanti mantan Dirut Bio Farma itu akan dipanggil kembali, namun untuk waktunya akan pihaknya susun ulang.

Ketika ditanya, apakah pemanggilan itu akan dilakukan kembali setelah Lebaran, Irfan menjawab diplomatis. “Nanti saja kita jadwalkan kembali,” ujarnya.

Irfan menyebut pihaknya memang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan vaksin yang diproduksi Bio Farma pada tahun anggaran 2022.

Ia juga mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada keputusan yang pasti.

“Proses masih terus berjalan seperti itu. Memang ketika kinerja bidang pidsus terlihat kinerjanya semakin ada wujudnya, maka semakin banyak masyarakat melakukan pengaduan terkait Tipikor tersebut di Jawa Barat khususnya Kota Bandung,” kata Irfan.

Irfan juga mengatakan kasus ini memiliki potensi nilai kerugian yang cukup besar. Dalam kesempatan yang sama, dia juga mengajak masyarakat untuk terus melakukan pengawasan dan melaporkan jika menemukan tindakan korupsi.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus melakukan pengawasan dan melaporkan jika menemukan tindakan korupsi,” tutur Irfan.

Sementara itu, terkait pemanggilan dari Kejari Bandung, pihak HB belum memberikan keterangan sampai saat ini. (ibs)

Tags: kasusKejaksaankorupsi

Berita Terkait.

Gempa-SUmba-Timur
Nusantara

Bermagnitudo 4,3, Pusat Gempa di Sumba Timur di Darat Kedalaman 20 Km

Minggu, 12 April 2026 - 07:49
Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri
Nusantara

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26
Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.