• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Dokter Sebut Diet yang Salah Kaprah Bisa Timbulkan Sindrom Yo-yo

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 28 Februari 2025 - 03:07
in Gaya Hidup
Paparan

Dokter spesialis gizi dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK saat menjelaskan sindrom Yo-yo dalam diskusi "Diet Itu Mesti Nyaman", di Jakarta, pada Kamis (27/2/2025). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis gizi klinik lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK menyampaikan menjalani diet yang salah kaprah atau ekstra dan tidak sehat bisa menimbulkan sindrom Yo-yo.

Menurut dia, sindrom Yo-yo merujuk pada fluktuasi berat badan yang naik dan turun dalam waktu singkat.

BacaJuga:

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

“Yo-yo itu artinya dalam waktu 1 tahun itu akan ada kaitan berat badan, berat naik 5 kilo turun naik 5 kilo dalam waktu kurang dari 3 bulan dan itu terjadi 2-3 kali. Itu kategorinya namanya Yo-yo,” kata dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK dalam diskusi “Diet Itu Mesti Nyaman”, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (27/2/2025).

Dalam hal ini Dokter Mulianah mencontohkan jika seseorang dengan berat badan 60 kilogram (kg) dengan lemak sekitar 20, kemudian dia naik berat badannya menjadi 80 kg dan lemaknya bertambah (misal dari 20 ke 40).

Lalu turun lagi ke 60 kg dan lemaknya tetap 40. Hal ini lantaran yang berkurang bukan jumlah lemak, namun yang berkurang hanya ukuran lemak menjadi lebih kecil.

“Jadi sel itu sel lemak bisa terjadi hipertrofi (peningkatan ukuran sel) dan juga hiperplasia (penambahan jumlah sel) naik jumlah dan naik ukuran. Ini yang seram pada Yo-yo,” ujarnya.

Dia menjelaskan lemak dalam tubuh bisa masuk kemana saja, seperti bisa masuk ke dalam organ, yang disebut lemak visceral atau lemak perut. Dalam hal ini lemak perut tidak hanya di bawah kulit perut, namun juga termasuk di dalam-dalam organ khususnya di liver, pankreas, di mana hal itu yang bahaya apabila tidak terkontrol.

“Semakin kita Yo-yo atau semakin kita naik berat badan. Dietnya tidak dijaga, berat badannya ngga dijaga, kita bukan cuma numpuk lemak, tapi lemak-lemak menurunkannya susah (lemak dalam),” ucapnya.

Lebih lanjut Dokter Mulianah menambahkan bahwa menurut beberapa penelitian seseorang yang mengalami Yo-yo dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

“Pasien yang mengalami Yo-yo atau penimbunan masa lemak yang cenderung berlebih, hipertrofi dan hiperplasia lemak, resiko kardiovaskular-nya bisa 1,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak Yo-yo,” ujarnya. (dam)

Tags: DietkesehatanSindrom Yo-yo

Berita Terkait.

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives
Gaya Hidup

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:09
BTS
Gaya Hidup

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:20
Key
Gaya Hidup

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:11
Dipanggil Timnas, Hodak Dorong Duo Persib Tampil Percaya Diri di FIFA Series
Gaya Hidup

HYBE Kecam Lirik BTS dalam Pernyataan Mengejutkan, Memicu Kemarahan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13
Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy
Gaya Hidup

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:39
Pesta-Topeng
Gaya Hidup

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Terungkap, Ini Penyebab Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool Lebih Cepat

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.