• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Hilirisasi Beri Dampak Signifikan pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 19 Februari 2025 - 14:34
in Ekonomi
hilir

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hilirisasi mineral batu bara Indonesia menjadi salah satu program pemerintah yang berdampak signifikan dalam penguatan kedaulatan ekonomi nasional.

Pasalnya, Indonesia dapat mengurangi ekspor mineral batu bara mentah dan mengolahnya di dalam negeri agar menjadi produk bahan baku dan produk hilir yang memiliki nilai tambah berlipat ganda.

BacaJuga:

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Universitas Indonesia Toto Pranoto menyampaikan pemerintah sudah memiliki desain penguatan kinerja ekonomi yang sangat baik khususnya dengan hilirisasi yang mana program ini disematkan secara langsung kepada Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID.

Dia berpendapat, pelaksanaan hilirisasi yang masif akan berhasil meningkatkan nilai tambah dari sumber daya mineral dalam negeri, sekaligus berpotensi mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap ekspor bahan mentah.

“Hilirisasi yang masif akan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional, terutama dengan adanya pengolahan lebih lanjut di dalam negeri. Ini akan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah mineral yang selama ini menjadi fokus utama,” ujarnya.

Toto melanjutkan program hilirisasi ini memberikan dampak positif dalam penyerapan tenaga kerja di daerah. Dengan pembangunan fasilitas pengolahan serta infrastruktur pendukung, jumlah lapangan pekerjaan baru dapat meningkat dan memberi dorongan pertumbuhan kinerja ekonomi yang signifikan di daerah.

“Dorongan penyerapan tenaga kerja ini khususnya terjadi di daerah-daerah yang menjadi pusat industri hilirisasi, dan dampaknya diharapkan pada perekonomian nasional bisa bertumbuh lebih tinggi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Toto pun berharap pemerintah memperhatikan cadangan bahan baku dari mineral batu bara Indonesia demi keberlanjutan program hilirisasi jangka panjang.

Di samping itu, pemerintah juga harus mampu memastikan penyerapan produk hilirisasi mineral batu bara agar dapat diolah lebih lanjut pada sektor industri manufaktur, guna memastikan peningkatan nilai tambahnya dapat tercapai hingga produk konsumer akhir.

“Hilirisasi memiliki aspek kritikal, baik di hulu maupun di hilir. Di hulu, kita harus memastikan bahwa pasokan bahan baku untuk proses hilirisasi terjamin, sehingga prosesnya tidak terganggu. Di hilir, kita harus memastikan produk hasil hilirisasi dapat sampai ke tangan konsumen akhir dengan baik,” jelasnya.

Adapun, MIND ID bersama anggota holding, seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Timah Tbk, hingga PT Vale Indonesia Tbk, MIND ID terus berkomitmen menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi mineral pertambangan di Indonesia.

Pada tahun 2024, beberapa proyek strategis telah berhasil direalisasikan, di antaranya injeksi perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) yang menjadi penghubung bagi hilirisasi aluminium dari hulu hingga hilir di Indonesia.

Selain itu, MIND ID melalui PT Freeport Indonesia telah merealisasikan pembangunan smelter tembaga di Gresik, yang merupakan salah satu smelter single line terbesar di dunia, dengan kapasitas pengolahan konsentrat tembaga sebesar 1,7 juta ton per tahun. (srv)

Tags: Ekonomi Nasionalhilirisasi

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Rabu, 8 April 2026 - 15:05
bc4
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Rabu, 8 April 2026 - 14:25
id
Ekonomi

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 13:23
hokkop
Ekonomi

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Rabu, 8 April 2026 - 13:03
siti
Ekonomi

Soroti Ketahanan Pangan, Komisi IV Minta Cadangan Nasional Diperkuat Hadapi Krisis Global

Selasa, 7 April 2026 - 23:03
sawit
Ekonomi

400 Riset Didanai, PASPI Nilai Komitmen BPDP di Sawit Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.