• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Menjelang Ramadhan: Euforia Berbagi, Ledakan Konsumsi, dan Ancaman Krisis Beras Khusus

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 7 Februari 2025 - 16:27
in Gaya Hidup
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID -Tidak terasa bulan Ramadhan akan tiba kurang dari 25 hari lagi, bulan dimana umat muslim menjalankan ibadah puasa. Sejatinya bulan puasa merupakan bulan dimana umat muslim menahan lapar dan haus dari sahur sampai magrib, tetapi karena kemeriahan dan semangat berbagi yang tinggi di bulan tersebut, di bulan itu pula lah konsumsi meningkat, terutama sandang dan pangan. Ada beberapa tradisi lokal yang cukup unik di Indonesia, tradisi yang dilandaskan oleh semangat saling berbagi, yang berkembang beberapa tahun terakhir yang tidak hanya dilakukan oleh mereka yang beragama muslim tetapi juga pemeluk agama lainnya, yaitu berbuka puasa bersama dan takjil war. Pada momen-momen itulah keluarga, kawan, sejawat, saling berbagi dengan menikmati berbagai pilihan kuliner yang tersedia, di berbagai tempat, mulai dari Hotel-hotel, restoran-restoran sampai dengan pedagang-pedagang UMKM, sehingga momen-momen itu dapat membawa keberkahan tersendiri bagi para pelaku dan pekerja yang terlibat dalam industri tersebut.

Indonesia memiliki pilihan kuliner yang sangat beragam, yang dibuat dari berbagai macam sumber bahan pangan. Mulai dari kuliner lokal, kuliner yang memiliki pengaruh luar, sampai dengan kuliner yang berasal dari luar negeri. Saat ini di Industri Horeka (Hotel, Restoran dan Katering) dan tempat usaha kuliner UMKM lainnya banyak yang mengambil tema dan atau terinspirasi dari masakan luar negeri, mereka menyajikan menu-menu yang berasal dari wilayah timur tengah dan asia lainnya, seperti nasi mandhi dan sushi. Menu-menu tersebut memerlukan bahan baku spesifik yang berasal dari luar negeri, seperti beras Basmathi dengan teksturnya yang unik, panjang dan pipih, digunakan untuk menu-menu yang berasal dari Timur Tengah dan Beras Japonica dengan tekstur bulat, kenyal dan sedikit lengket, yang biasanya digunakan dalam pembuatan sushi. Varietas beras tersebut jarang sekali di tanam dan dikembangkan di Indonesia, karena memang bukan jenis beras yang menjadi selera banyak orang tetapi juga berharga cukup mahal dan hanya dapat di temukan di outlet-outlet modern retail dan distributor beras khusus.

BacaJuga:

MG Perkenalkan MGS6 EV di Indonesia, Hadirkan Pengalaman Baru di Segmen SUV Listrik Premium

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Salah satu distributor beras khusus yang kami temui di gudangnya di daerah Jakarta Timur pada hari Jum’at 7 Februari 2025, Imam Suyudi, General Manager dari PT. Sodara Tani Sentosa, mengungkapkan bahwa menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, kebutuhan beras khusus tersebut cenderung meningkat, dikarenakan adanya peningkatan konsumsi pada waktu-waktu tersebut. Tetapi sebagai pelaku usaha dia menyampaikan kekhawatirannya terhadap persediaan yang makin menipis, mengingat beras tersebut importasinya diatur oleh pemerintah dan berakhir setiap akhir tahun, sementara sampai saat ini, minggu pertama bulan Februari belum ada keputusan mengenai kuota impor  Beras Khusus dari pihak yang berwenang. Beliau berharap agar Pemerintah dan Stakeholder terkait dapat segera mengambil keputusan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menghindari kelangkaan barang yang dapat meningkatkan harga jual sehingga berdampak pada para pelaku Industri dan para pekerjanya.

Di tempat yang lain, Firsyah, Manager PT. Dewa Tunggal Abadi, menyampaikan hal yang senada, dia berharap keputusan cepat yang diambil oleh pemerintah terkait kebijakan untuk beras khusus dapat membantu Industri terkait kejelasan dan kemudahan mereka dalam menjalankan bisnis, seperti tahun-tahun sebelumnya dikarenakan untuk beberapa jenis beras persediaan sudah nihil.(IBS)

 

 

Tags: idul fitriramadhan

Berita Terkait.

mg
Gaya Hidup

MG Perkenalkan MGS6 EV di Indonesia, Hadirkan Pengalaman Baru di Segmen SUV Listrik Premium

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04
Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026
Gaya Hidup

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:57
swiss
Gaya Hidup

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Wedding Showcase 2026, Tawarkan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:28
senn
Gaya Hidup

Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5 Resmi Hadir, TWS Premium dengan Baterai yang Bisa Diganti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

esi
Olahraga

PB ESI 2026–2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

INDOPOSCO.ID - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Langkah itu menjadi momentum...

SelengkapnyaDetails
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.