• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Samai Rentang Usia ICE, EV Kini Mampu Bertahan sampai 18 Tahun

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 27 Januari 2025 - 01:48
in Ekonomi
Jajaran unit mobil listrik Chery OMODA E5. Foto: Antara/HO/PT CSI

Jajaran unit mobil listrik Chery OMODA E5. Foto: Antara/HO/PT CSI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini dapat bertahan lebih lama dan sering kali lebih dapat diandalkan daripada mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE).8

Pernyataan tersebut merupakan kesimpulan sebuah studi multi-nasional baru yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Birmingham dan London School of Economics (LSE), Inggris, yang menganalisis lebih dari 300 juta catatan, termasuk data dari 30 juta mobil.

BacaJuga:

Sektor Kepabeanan dan Cukai Sumbang Rp152 Triliun Penerimaan Negara hingga Semester I Tahun 2026

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Diterbitkan di jurnal Nature Energy, dilansir Carscoops, Jumat (24/1/2025), temuan ini merupakan indikasi menarik tentang seberapa jauh teknologi mobil listrik telah berkembang.

Meski begitu, para peneliti memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami potensi jangka panjang dari kendaraan-kendaraan ini

Studi ini memanfaatkan data uji MOT yang dianonimkan dari Inggris untuk kumpulan data utamanya. Hal ini memungkinkan para peneliti untuk melihat catatan dari tahun 2005 hingga 2022.

Catatan tersebut cukup rinci sehingga mereka dapat menyimpulkan kapan masa pakai sebuah mobil berakhir dan jenis powertrain apa yang digunakan masing-masing.

Singkatnya, studi ini menemukan bahwa mobil listrik pada awalnya berjuang untuk bersaing dengan mobil ICE, tetapi pada saat ini, mereka telah menyusul.

“Meskipun BEV (Battery Electric Vehicle) mewakili teknologi yang lebih baru yang secara tradisional kurang dapat diandalkan, BEV telah berkembang pesat, dengan BEV terbaru diharapkan dapat bertahan lebih lama dari rata-rata ICE dalam kelompok yang sama,” kata studi tersebut.

Salah satu temuan yang menonjol dari penelitian ini adalah seberapa cepat kendaraan listrik baterai mengalami peningkatan dalam hal keandalan.

Studi ini menemukan bahwa, untuk setiap tahun produksi, kemungkinan kegagalan turun sebesar 12 persen, angka yang jauh lebih tinggi daripada peningkatan 6,7 persen untuk kendaraan bermesin bensin dan hanya 1,9 persen untuk mesin diesel.

Dengan kata lain, jika Anda sedang mempertimbangkan BEV, kemungkinan untuk tidak mogok secara dramatis lebih tinggi dengan setiap model yang lebih baru.

“Temuan kami memberikan wawasan penting tentang masa pakai dan dampak lingkungan dari kendaraan listrik. Tidak lagi hanya menjadi pilihan khusus, BEV adalah alternatif yang layak dan berkelanjutan untuk kendaraan tradisional, sebuah langkah signifikan untuk mencapai masa depan tanpa karbon.” ujar salah satu peneliti Dr Viet Nguyen-Tien dari LSE.

Bagaimana EV modern dibandingkan?

Untuk mengukur kemajuannya, para peneliti memberikan beberapa angka yang nyata. BEV modern sekarang memiliki umur rata-rata 18,4 tahun dan dapat menempuh jarak 200.000 km sebelum berhenti. Jarak tempuh ini tidak hanya menyamai, tetapi juga melampaui rata-rata mobil berbahan bakar bensin.

Sebagai perbandingan, mobil bensin biasanya memiliki umur yang sedikit lebih panjang, rata-rata 18,7 tahun, tetapi jarak tempuhnya lebih sedikit, rata-rata sekitar 187.000 km.

Sebaliknya, mobil diesel memiliki umur yang lebih pendek yaitu 16,3 tahun, tetapi mengimbanginya dengan jarak tempuh yang jauh lebih tinggi, sering kali mencapai sekitar 410.000 km sebelum pensiun.

Tentu saja, ini adalah angka rata-rata, jadi, seperti kata pepatah, jarak tempuh Anda bisa saja berbeda.

Tantangan ke depan

Pada saat yang sama, mereka mengakui bahwa komunitas ini perlu terus melakukan penelitian tentang topik ini.

Saat ini dunia masih berada di masa-masa awal transisi EV, sehingga masih belum diketahui bagaimana EV mainstream modern akan berkembang 20 atau 30 tahun ke depan.

Selain itu, biaya penggantian baterai masih jauh lebih tinggi daripada penggantian komponen serupa pada mobil ICE.

Terakhir, para peneliti mengakui bahwa beberapa data yang disertakan oleh MOT bisa jadi salah atau cacat karena cara pencatatannya seperti dilansir Antara.9

Bagaimanapun, sangat menarik untuk melihat bahwa EV membuat kemajuan pesat yang diperlukan untuk menempatkannya ke ranah yang sama dengan kendaraan bertenaga ICE di jalan saat ini. (aro)

Tags: electric vehicleEVKendaraan ListrikMobil Listrikotomotif

Berita Terkait.

bc3
Ekonomi

Sektor Kepabeanan dan Cukai Sumbang Rp152 Triliun Penerimaan Negara hingga Semester I Tahun 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:25
samator
Ekonomi

Teknologi Jadi Andalan Samator, Filling Station Baru Perkuat Ekosistem Industri Batam

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:05
zaid
Ekonomi

BPDP Ajak Media Lihat Langsung Kontribusi Sawit bagi Perekonomian Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:16
Mazda
Ekonomi

Mazda Buka Babak Baru di Indonesia, 3 Model Anyar Meluncur di GIIAS 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:06
Atrai
Ekonomi

Daihatsu Sambut GIIAS 2026 dengan Booth Bertema Kemudahan dan Ragam Inovasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:05
Mitsubishi
Ekonomi

Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Hybrid Pertama Produksi Lokal

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3066 shares
    Share 1226 Tweet 767
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.