• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Analis Intelijen Apresiasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 2 Januari 2025 - 11:22
in Nasional
analis

Petugas melakukan patroli kemanaan di objek-objek wisata pesisir selama libur Natal dan Tahun Baru. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis intelijen, pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan apresiasinya atas kerja sinergi dan kolaborasi dari sejumlah pemangku kepentingan untuk mengamankan liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Liburan Nataru kali ini diperkirakan telah menggerakkan lebih dari 100 juta orang dengan perputaran uang senilai hampir 100 triliun, pergerakan ini selain menjadi penggerak ekonomi nasional juga berpotensi menimbulkan gangguan” kata pria yang akrab dipanggil Simon dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (2/1/2025).

BacaJuga:

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Simon menyebut bahwa pergerakan manusia dan uang selalu saja mengundang aktor-aktor kejahatan untuk mengambil keuntungan dari situasi yang tercipta.

Hal itu terutama di lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul publik dan transportasi.

“Terpantau paling rawan adalah kejahatan di sektor keuangan. Kewaspadaan yang menurun di saat liburan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan dengan memanfaatkan data pribadi, seperti swap nomor telpon, impersonate dan kejahatan lain. Maka masyarakat harus waspada,” ujarnya.

Selain itu, ada juga kejahatan yang bersifat langsung, seperti penipuan, perampokan, dan pembegalan dalam perjalanan selama liburan.

“Potensi-potensi itu telah disadari oleh sejumlah institusi negara untuk dilakukan antisipasi lebih lanjut. Saya kira dalam hal ini menghasilkan cipta kondisi yang nyaman dan aman,” jelas Simon.

Kemudian, terdapat juga gangguan yang bersifat kebebasan berpolitik seperti halnya demonstrasi publik terhadap kenaikan PPN 12 persen.

“Kebebasan ini tentu dijamin konstitusi, tetapi tetap dalam kerangka ketertiban masyarakat,” ucapnya.

Kendati demikian, Simon secara khusus mengapresiasi kinerja Polri di seluruh Indonesia yang telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memastikan masyarakat Indonesia yang sedang menikmati liburan Nataru dalam suasana yang aman dan terkendali.

“Polri telah mempersiapkan diri dengan baik pada Operasi Lilin 2024 mulai dari identifikasi potensi gangguan bagi ketertiban masyarakat, mulai dari operasi polisi siber, antisipasi ketertiban lalu lintas, hingga potensi gangguan di titik kumpul ruang publik selama liburan Nataru tahun ini,” tambah Simon.

Menurutnya, keberhasilan dalam pengamanan Nataru ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas institusi.

“Selain TNI-Polri dan BIN, ada juga Kementerian Perhubungan, OJK, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dan sejumlah institusi lainnya,” imbuhnya.

Pada akhirnya, tugas institusi negara adalah memfasilitasi dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat agar dapat melaksanakan aktifitas tanpa ada gangguan yang berarti.

“Situasi yang aman menimbulkan rasa bahagia sehingga setelah liburan dapat lebih produktif dan berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasca libur Nataru kita harus terus merajut persatuan dan kesatuan sebab itu merupakan modal utama bangsa Indonesia untuk mengolah potensi unggulan nasional guna mencapai Indonesia Emas 2045,” pungkas dia. (dam)

Tags: Analis Intelijennatal dan tahun barupengamanan

Berita Terkait.

mbg
Nasional

Kepercayaan Makin Kokoh, 55 Persen Publik Puas Program MBG

Senin, 13 April 2026 - 23:33
kpk
Nasional

DPR Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas Usai Rentetan OTT KPK

Senin, 13 April 2026 - 23:23
rini
Nasional

Pelaksanaan WFH ASN Pekan Pertama Berjalan Lancar, Pemerintah Tetap Lakukan Evaluasi

Senin, 13 April 2026 - 22:12
usman
Nasional

Sempat Sempoyongan, Anwar Usman Pingsan usai Prosesi Wisuda Purnabakti Hakim MK

Senin, 13 April 2026 - 21:27
organik
Nasional

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 - 20:30
hensat
Nasional

Analisis Bukan Horoskop, Cara Publik Menyikapi Pengamat Perlu Diubah

Senin, 13 April 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2495 shares
    Share 998 Tweet 624
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.