• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi VII Minta DPR Genjot Riset Industri Anggur Lokal

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 7 Desember 2024 - 19:03
in Nasional
Hatten
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi VII DPR RI meminta Pemerintah menggenjot riset pengembangan industri minuman beralkohol jenis anggur (wine) untuk mendukung 100 persen komponen berbahan lokal.

“Ke depan Kementerian Perindustrian untuk melakukan penelitian, kira-kira mana lagi daerah yang memang anggur itu bisa ditanam,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty ketika mengadakan kunjungan kerja reses di Denpasar, Bali, Sabtu.

BacaJuga:

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri

10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang

Sebanyak 19 anggota Komisi VII DPR RI meninjau produsen minuman anggur lokal Bali, yakni Hatten Wines yang bermarkas di Sanur, Denpasar.

Dari hasil kunjungan itu, ia menuturkan produsen yang tergolong industri kecil menengah (IKM) itu saat ini memproduksi minuman anggur dengan 50 persen bahan berasal dalam negeri dan 50 persen lainnya masih mengimpor anggur dari Australia.

Ada pun anggur lokal tersebut ditanam dan dipasok dari Kabupaten Buleleng, Bali yang tersebar di Desa Pemuteran, Sanggalangit dan Seririt.

Selain itu, wakil rakyat asal Senayan, Jakarta itu juga mengharapkan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong pemanfaatan produk dalam negeri itu diserap perhotelan dan restoran.

Terkait aspirasi tersebut, Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika dalam kesempatan itu mengatakan salah satu tugas dan fungsi (tupoksi) Kemenperin, yakni menjamin ketersediaan bahan baku.

Ia pun mengharapkan kebutuhan anggur untuk minuman tersebut dapat dipasok dari dalam negeri karena memudahkan industri, baik dari sisi administrasi maupun biaya.

“Tupoksi Kementerian bagaimana menjamin ketersediaan bahan baku, itu salah satunya. Kalau kami lihat industri itu akan sangat berkepentingan untuk (kebutuhan) bisa masuk dari dalam negeri,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Arpan Bali Utama (Hatten Wines) Ida Bagus Rai Budarsa menjelaskan pihaknya mengelola 30 hektare kebun anggur dan 30 hektare lahan lainnya bekerja sama dengan petani untuk memproduksi 10 jenis anggur, salah satunya varietas anggur hitam khas Buleleng.

Dia mengatakan per tahun membutuhkan sekitar 1.400 ton anggur, di antaranya sebanyak 700 ton untuk produk Hatten yang menggunakan anggur lokal dan sisanya anggur impor untuk produk premium.

Ida menjelaskan salah satu tantangan terbesar adalah mengembangbiakkan varietas anggur premium dari luar negeri yang tidak semuanya bisa tumbuh di Bali. Salah satu bibit anggur yang berhasil tumbuh di Buleleng, Bali adalah solaris dari Jerman.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian mencatat Hatten Wines memiliki kapasitas produksi minuman anggur golongan B sesuai izin mencapai hingga 2,1 juta liter.

Sedangkan realisasi produksi pada 2023 mencapai 1,3 juta liter dan pada 2024 rencananya perusahaan ini menargetkan produksi sekitar 1,9 juta liter minuman anggur, dengan menyesuaikan kebutuhan pasar yang sebanyak 85 persen di antaranya diserap sektor pariwisata di Bali.

Ada pun klasifikasi minuman beralkohol golongan A memiliki kandungan alkohol kurang dari lima persen, di antaranya bir, golongan B mencapai 5-20 persen seperti anggur, dan golongan C yakni di atas 20 persen seperti spirit/whiskey. (bro)

Tags: Industri Anggur Lokalminumanrisetwine

Berita Terkait.

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas
Nasional

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:16
Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri
Nasional

Termasuk Yaqut, 67 Tahanan KPK Ikuti Salat Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45
10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang
Nasional

10 OTT Kepala Daerah Jadi Cermin, KPK Soroti Pola Korupsi Berulang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:30
Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG
Nasional

Aturan Baru Terbit, SPPG Kini Wajib Kelola Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:46
sholat
Nasional

Operasi Ketupat 2026: Jajaran Polri Siap Amankan Malam Takbiran dan Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:49
kai
Nasional

Kementerian Ekraf dan KAI Hadirkan Livery Tematik Temani Mudik Nyaman nan Berkesan

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:13

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2629 shares
    Share 1052 Tweet 657
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    821 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.