• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Program Entrepreneur Hub Jadi Solusi Mengatasi Masifnya Deindustrialisasi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 4 September 2024 - 14:14
in Ekonomi
tenmas

MenKopUKM Teten Masduki pada acara Entrepreneur Hub Go To Campus di Universitas Warmadewa di Bali, Selasa (3/9/2024). (Dok. KemenKopUKM)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) gencar melakukan roadshow ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengkampanyekan program Entrepreneur Hub sebagai solusi untuk mengatasi deindustrialisasi yang sedang terjadi.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menjelaskan perkembangan teknologi di belahan dunia memicu pengurangan jumlah tenaga kerja secara besar-besaran pada industri manufaktur demi alasan efisiensi.

BacaJuga:

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Akibatnya banyak industri yang enggan melakukan ekspansi ke negara berkembang termasuk ke Indonesia karena hanya dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) sebuah perusahaan dapat menghemat biaya produksi dengan hasil yang optimal.

Apabila hal ini dibiarkan saja, maka akan terjadi badai pengangguran yang berdampak fatal yang pada akhirnya hanya akan memperbesar porsi usaha mikro. Oleh sebab itu, program Entrepreneur Hub diharapkan bisa menjadi titik awal bagi pemerintah untuk mendorong penciptaan entrepreneur baru dan sumber ekonomi baru berbasis kampus.

“Kita harus melahirkan entrepreneur baru sebab kita punya banyak potensi. Program penciptaan entrepreneur ini di banyak negara tercipta karena by design bukan by accident,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam sambutannya pada acara Entrepreneur Hub Go To Campus di Universitas Warmadewa di Bali, Selasa (3/9/2024).

Program Entreprenuer Hub ini banyak menggandeng kampus atau perguruan tinggi di berbagai wilayah di Indonesia karena KemenKopUKM ingin mendorong tumbuhnya wirausahawan muda yang terdidik sehingga memiliki daya saing yang tinggi. Melalui program ini, generasi muda tidak perlu lagi bergantung pada lapangan kerja yang disediakan oleh pemerintah atau swasta, melainkan mampu mandiri menciptakan lapangan kerja.

“Kami konsern menggandeng kampus-kampus dengan program ini untuk melahirkan entrepreneur baru sebagai sumber ekonomi baru sebab hasil riset menunjukkan bahwa 75 persen anak muda ingin jadi pengusaha,” kata MenKopUKM Teten Masduki.

Program kewirausahaan berbasis kampus ini dinilai potensial mendongkrak kemampuan pendapatan perkapita karena basis usaha yang dibangun berdasarkan hasil riset atau penelitian yang kerap dipadukan dengan teknologi.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dengan target pendapatan perkapita sebesar 30.300 dolar AS di tahun 2045 dari posisi saat ini yang berada di level 4.191 dolar AS per kapita per tahun sesuai data yang dicanangkan Bappenas.

“Nah bagaimana kita bisa mencapai itu apabila level usaha kita masih didominasi sektor mikro,” kata Menteri Teten.

Menteri Teten berharap melalui program Entrepreneur Hub ini para mahasiswa yang ingin menjadi wirausaha dapat difasilitasi dengan berbagai program pendampingan hingga inkubasi bisnis oleh kampusnya. Bahkan apabila dimungkinkan tugas akhir dari mahasiswa dapat diubah tidak lagi berupa karya tulis melainkan bentuk nyata dari bisnis yang telah dirintis.

“Saya kira Universitas Warmadewa dapat menyediakan program ini, jadi kalau yang mau jadi pebisnis begitu masuk dia harus sudah mempunyai business plan lalu oleh kampus dibina secara intensif hingga menjadi pengusaha. Nah ini bisa dilakukan jika kurikulumnya juga mendukung,” ucap Menteri Teten.

Menteri Teten juga mengapresiasi Universitas Warmadewa yang telah mengembangkan program entrepreneur dan inkubator bisnis menjadi salah satu mata kuliah wajib. Terobosan ini dinilai relevan dengan program pemerintah untuk meningkatkan rasio kewirausahaan nasional ke level 4 persen di tahun ini.

“Saya mengapresiasi Universitas Warmadewa yang sudah mengembangkan program ini. Mulai dari kampus ayo kita lakukan perubahan besar untuk menciptakan entrepenerur baru, sumber ekonomi baru di tengah ketatnya persaingan usaha,” kata Menteri Teten.

Di tempat yang sama Rektor Universitas Warmadewa I Gde Suranaya Pandit membenarkan bahwa di kampusnya terdapat mata kuliah tentang kewirausahaan dengan bobot dua SKS. Dengan mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat terbuka untuk menjadi wirausaha muda.

“Enterpreneur Hub Goes To Campus mendorong pembentukan ekosistem wirausaha dengan lebih mudah. Melalui platform ini kita bisa memberikan informasi atau ide usaha yang berkolaborasi dengan berbagai pihak,” kata Suranaya.

Suranaya menyatakan potensi pengembangan wirausaha di kalangan anak muda terutama mahasiswa lebih mudah karena mayoritas sudah familiar dengan pemanfaatan teknologi terutama media sosial. Hal ini menjadi salah satu kekuatan penting untuk membangun branding dari produk -produk yang dihasilkan dari wirausahawan muda berbasis kampus.

“Dengan strategi marketing digital yang efektif dan semangat pengembangan usaha di tengah disrupsi akan menjadi kunci sukses bagi mahasiswa atau wirausaha untuk terus berinovasi,” katanya. (srv)

Tags: DeindustrialisasiMenteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM)Program Entrepreneur Hubteten masduki

Berita Terkait.

Serambi-MyPertamina
Ekonomi

Serambi MyPertamina Jadi Oase Gratis di Tengah Ramainya Libur Lebaran

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:54
DPR Kecam Larangan Salat di Al-Aqsa: Langgar Hukum Internasional
Ekonomi

MBG dan 1 Juta Rumah Dinilai Belum Cukup Kuat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 02:21
Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor
Ekonomi

Menteri ESDM: Stok Solar Aman karena Indonesia Tak Impor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:26
AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026
Ekonomi

AMMAN Tahan Guncangan 2025, Bidik Stabilitas Smelter di 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:06
Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan
Ekonomi

Kesadaran Investasi Emas Masyarakat Meningkat, THR Jadi Modal Aset Masa Depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:26
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Tancap Gas KRYD Hadapi Arus Balik
Ekonomi

Whoosh Masih Dipadati, Penumpang Angkutan Lebaran 2026 Naik 11 Persen

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:06

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1196 shares
    Share 478 Tweet 299
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.